SUARA INDONESIA

Dua Kapal Nelayan Tabrakan di Perairan Panarukan, Polisi Dalami Kejadian

Syamsuri - 13 July 2026 | 16:07 - Dibaca 45 kali
Peristiwa Dua Kapal Nelayan Tabrakan di Perairan Panarukan, Polisi Dalami Kejadian
Satpolairud Polres Situbondo saat mediasi nelayan yang terlibat laka lau di Perairan Panarukan Situbondo. (Foto: Istimewa)

SUARA INDONESIA, SITUBONDO - Kesunyian perairan Panarukan, Kabupaten Situbondo, pecah pada Senin (13/7/2026) dini hari akibat insiden tabrakan laut yang melibatkan dua kapal nelayan lokal.

Tabrakan hebat antara Kapal Selerek Soneta 01 dan sebuah kapal gardan tradisional tersebut mengakibatkan satu kapal tenggelam dan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp170 juta.

Peristiwa bermula saat kapal Soneta 01 yang dinakhodai oleh Sugianto dalam perjalanan pulang menuju Panarukan sekira pukul 03.00 WIB, usai menjaring ikan sejauh 30 mil di perairan Sumenep, Madura.

Satu jam berselang, saat memasuki wilayah laut Panarukan, kapal berawak sembilan orang tersebut bertabrakan secara frontal (adu depan) dengan kapal gardan milik Sunarto (37), nelayan asal Desa Kilensari.

Berdasarkan investigasi awal, minimnya visibilitas menjadi pemicu utama insiden ini.

Awak kapal Soneta 01 mengonfirmasi bahwa kapal gardan milik korban diduga berlayar tanpa menyalakan lampu penerangan, sehingga posisinya tidak terdeteksi dalam kegelapan subuh.

Benturan keras tak terhindarkan, membuat lambung kapal gardan rusak parah hingga perlahan karam bersama satu unit jaring penangkap ikan.

Beruntung, manifesto keselamatan di laut tetap terjaga. Sunarto beserta awak kapalnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat ke Pelabuhan Baru Panarukan setelah mendapat pertolongan dari kapal nelayan lain yang melintas di lokasi kejadian.

Di sisi lain, kapal Soneta 01 terpaksa langsung merapat ke pelabuhan tanpa melakukan evakuasi mandiri, dikarenakan kondisi fisik kapal mereka yang juga mengalami kebocoran dan kemasukan air.

Merespons laporan insiden ini, Satpolairud Polres Situbondo bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Pelabuhan Lama Desa Kilensari sejak pukul 07.00 WIB guna mengumpulkan keterangan saksi dan mendalami kronologi perkara.

Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, melalui Kasat Polairud, AKP Gede Sukarmadiyasa, menegaskan bahwa penanganan awal telah berjalan kondusif. Saat ini, pihak kepolisian masih membuka ruang komunikasi sembari menunggu langkah hukum lanjutan dari pihak korban.

"Pemilik perahu gardan berencana membuat laporan polisi resmi terkait kecelakaan laut ini, sembari menunggu iktikad baik untuk penyelesaian dari nahkoda maupun pemilik kapal selerek Soneta 01," terang AKP Gede.

Proses penyelidikan intensif masih terus dilakukan oleh Satpolairud Polres Situbondo untuk memastikan penyebab pasti kelalaian dan merumuskan langkah hukum yang berkeadilan bagi kedua belah pihak. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Syamsuri
Editor : Alfiana Putri

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV