SUARA INDONESIA, SITUBONDO - Suasana pagi di kawasan padat penduduk Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Situbondo, mendadak mencekam pada Selasa (28/7/2026).
Kobaran api melahap dua unit rumah warga di Jalan Madura, RT 001 RW 005, sekitar pukul 07.30 WIB. Meski menghanguskan bangunan, sinergi cepat antara warga dan petugas berhasil mencegah timbulnya korban jiwa.
Insiden ini menimpa kediaman semi-permanen milik Rustami Arifin (46) yang mengalami kerusakan parah, serta merembet ke sebagian dinding rumah permanen milik Sudibyo yang saat ini dikontrak oleh Arie Husnaini.
Musibah ini pertama kali disadari oleh Sudiah (65), ibu dari Rustami. Saat sedang beraktivitas memperdagangkan nasi di Jalan Ijen, tepat di depan Masjid Nurul Ansor, Sudiah bersama menantunya, Tolak Isah (46), melihat kepulan asap hitam pekat membubung dari arah pemukiman mereka.
Didorong firasat buruk, keduanya bergegas menuju sumber asap dan mendapati kediaman mereka telah dikepung api. Dalam situasi genting tersebut, Tolak Isah secara refleks berteriak meminta pertolongan sembari menyelamatkan sejumlah harta benda dari dalam rumah.
Penanganan dan Estimasi Kerugian
Karakteristik bangunan utama yang didominasi material semi-permanen membuat api cepat menjalar ke bangunan di sekitarnya.
Tanggap terhadap situasi tersebut, warga setempat langsung bahu-membahu melakukan pemadaman darurat dengan alat seadanya sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Tiga unit armada Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Situbondo yang tiba di lokasi langsung melakukan lokalisir area. Api akhirnya berhasil dipadamkan secara total pada pukul 09.00 WIB.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Situbondo, Timbul Surjanto, melalui Koordinator Pusdalops Puriyono, mengonfirmasi bahwa penanganan cepat telah dilakukan oleh tim gabungan.
"Tim TRC dan Pusdalops langsung kami kerahkan ke lokasi untuk melakukan kaji cepat dan membantu proses pemadaman bersama warga," ujar Puriyono.
BPBD memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa ini. Adapun kerugian materil ditaksir mencapai Rp55.000.000, dengan rincian kerusakan berat pada rumah Rustami senilai Rp50.000.000 dan kerusakan ringan pada rumah Sudibyo senilai Rp5.000.000.
Dugaan awal penyebab kebakaran mengarah pada korsleting arus pendek listrik. Kendati demikian, penyelidikan menyeluruh kini diserahkan sepenuhnya kepada pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Panji.
Sebagai bentuk penanganan pasca-bencana, BPBD Situbondo tengah menyiapkan skema bantuan bagi para korban. "Rencana tindak lanjut terdekat kami adalah segera menyalurkan bantuan logistik untuk meringankan beban keluarga terdampak," pungkas Puriyono. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Syamsuri |
| Editor | : Alfiana Putri |
Komentar & Reaksi