SUARA INDONESIA

Diduga Cagar Budaya, Struktur Bata Kuno Ditemukan di Lahan Perhutani Ngusikan Jombang 

Gono Dwi Santoso - 05 January 2022 | 13:01
Sejarah Diduga Cagar Budaya, Struktur Bata Kuno Ditemukan di Lahan Perhutani Ngusikan Jombang 

JOMBANG - Ditemukan struktur bata kuno diduga cagar budaya, serta di temukan potongan tulang - belulang dan pecahan gerabah di areal lahan perhutani .Temuan tersebut sudah dua minggu ditemukan oleh warga dan sudah dilaporkan ke diinas terkait untuk di tindak lanjuti.

Temuan situs struktur bata kuno tersebut di temukan di lahan areal Perhutani di Dusun Cangak, Desa Sumbernongko, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Rabu (05/01/2022).

Ditemui media suara Indonesia.co.id di lokasi temuan, Fifi Irawati, Jupel Situs Sendang Made menjelaskan, sekitar tahun 2012 yang lalu temuan serupa tak jauh dari lokasi temuan kisaran 400 meter dulu pernah di lakukan ekskavasi oleh BPCB Jatim dan Arkenas , terangnya.

Saat di tanyakan terkait temuan ini ,apakah temuan situs ini berkaitan dengan situs yang sudah di temukan tahun 2012, Fifi tidak berani memastikan dan harus dilakukan penelitian terlebih dahulu oleh para ahli, tambahnya.

Meskipun demikian, Fifi tidak menampik karena lokasi temuan jaraknya berdekatan sekitar 400 meter.Temuan situs tersebut hampir sama struktur bata kuno nya yang terpendam di dalam tanah , tandasnya.

Fifi menjelaskan ,temuan tersebut berawal dari temuan dari warga yang mengerjakan ladang perhutani yang di kelola warga. Sudah dua minggu setelah pohon tumbang , struktur bata kuno ini ditemukan dan potongan tulang belulang tersebut diduga tulang hewan pada jaman dahulu ,terangnya.

Ditemui terpisah Iswahyudi, Pamong Budaya Ahli Muda Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang menjelaskan, terkait temuan struktur bata kuno yang  berukuran besar tersebut serta potongan tulang belulang dan pecahan gerabah  diduga cagar budaya, terangnya.

Dari hasil penelitian awal ,diduga dilokasi tersebut dulunya adalah pemukiman kaum bangsawan.Pada zaman Majapahit dahulu hanya kaum elit yang boleh makan daging , sedangkan untuk  golongan masyarakat biasa makannya sayur - mayur , tambahnya.

"Selain temuan gerabah , dilokasi temuan ini membuktikan disitu pernah ditempati pemukiman bangsawan atau masyarakat elit.Ini masih dugaan, "terang iswayudi.

Iswayudi menambahkan ,Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang akan mengambil sikap terkait temuan tersebut dengan mengamankan benda - benda yang di temukan seperti ,potongan tulang - belulang, pecahan gerabah, keramik, terangnya.

"Pihaknya juga  secepatnya akan berkoordinasi dengan Badan Pelestarian Cagar Budaya ( BPCB) Jatim, terkait temuan tersebut apa perlu di ekskavasi atau tidak , "pungkasnya.

 

 

 

 

Pewarta : Gono Dwi Santoso
Editor : M Ainul Yaqin

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV