SUARA INDONESIA

Menjelajahi Sejarah di Museum Keraton Sumenep

Aditya - 19 June 2024 | 20:06 - Dibaca 929 kali
Wisata Menjelajahi Sejarah di Museum Keraton Sumenep
Museum Keraton Sumenep. (Foto: Instagram/@vie_qiren)

SUARA INDONESIA, SUMENEP- Sumenep, sebuah kota di Pulau Madura, Provinsi Jawa Timur, memiliki daya tarik tersendiri dengan kekayaan sejarah dan budayanya.

Salah satu objek wisata sejarah yang patut dikunjungi adalah Museum Keraton Sumenep.

Terletak di jantung Kota Sumenep, museum ini merupakan saksi bisu perjalanan sejarah para adipati yang pernah memerintah wilayah ini.

Dibangun pada tahun 1781, Museum Keraton Sumenep menawarkan pengalaman unik bagi para pengunjung yang ingin menelusuri jejak masa lampau.

Salah satu daya tarik utama dari Museum Keraton Sumenep adalah arsitekturnya yang khas.

Dirancang oleh seorang arsitek dari Tionghoa, bangunan ini memadukan elemen-elemen arsitektur tradisional Jawa dengan sentuhan Tionghoa yang elegan.

Pengunjung dapat melihat detail-detail yang rumit dan artistik pada bangunan ini, mulai dari pintu, jendela, hingga atap yang berornamen khas.

Keunikan arsitektur ini menjadikan Museum Keraton Sumenep sebagai salah satu situs sejarah yang tidak hanya penting secara budaya, tetapi juga memiliki nilai estetika yang tinggi.

Selain arsitektur yang memukau, Museum Keraton Sumenep juga menyimpan berbagai koleksi bersejarah yang sangat berharga.

Di sini, pengunjung dapat menemukan piagam perdamaian antara Keraton Sumenep dengan berbagai negara seperti Eropa, Cina, dan Arab.

Piagam-piagam ini menjadi bukti hubungan diplomatik yang pernah terjalin antara Sumenep dengan negara-negara tersebut.

Tidak hanya itu, museum ini juga memamerkan berbagai barang bersejarah lainnya seperti pakaian adat, peralatan rumah tangga, senjata tradisional, dan masih banyak lagi.

Setiap koleksi memiliki cerita dan makna tersendiri yang menggambarkan kehidupan para adipati dan masyarakat Sumenep pada masa lalu.

Museum Keraton Sumenep berlokasi di Jl. Dr. Sutomo No.6, Kota Sumenep, Provinsi Jawa Timur.

Lokasinya yang berada di pusat kota membuatnya mudah dijangkau oleh para wisatawan.

Untuk masuk ke museum ini, pengunjung hanya perlu membayar tiket sebesar Rp. 4.000 per orang.

Harga yang sangat terjangkau ini memungkinkan siapa saja, baik lokal maupun turis, untuk menikmati dan belajar dari kekayaan sejarah yang ada di dalam museum.

Dengan arsitektur unik hasil karya arsitek Tionghoa dan koleksi sejarah yang kaya, museum ini menawarkan pengalaman yang tidak terlupakan.

Lokasinya yang strategis dan harga tiket yang terjangkau semakin menambah daya tarik tempat ini sebagai destinasi wisata edukatif dan rekreatif di Sumenep. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Aditya
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV