SUARA INDONESIA, KEDIRI - Klenteng Tjoe Hwie Kiong di Jl. Yos Sudarso No 148, Kediri, bukan hanya tempat ibadah bagi komunitas Tionghoa, tetapi juga destinasi wisata religi yang menawarkan keindahan budaya dan sejarah yang tak ternilai.
Sejarah Klenteng Tjoe Hwie Kiong
Klenteng Tjoe Hwie Kiong merupakan salah satu tempat ibadah tertua di Kediri yang memiliki sejarah panjang. Berdiri pada abad ke-19, klenteng ini menjadi pusat spiritual bagi masyarakat Tionghoa di kawasan tersebut. Arsitekturnya yang megah mencerminkan perpaduan gaya Tionghoa klasik dan unsur tradisional lokal.
Di dalam klenteng, terdapat altar-altar yang digunakan untuk menghormati dewa-dewa, seperti Dewa Kwan Kong dan Dewi Makco. Setiap sudutnya menyimpan kisah spiritual yang menarik untuk dijelajahi. Selain sebagai tempat ibadah, klenteng ini juga menjadi saksi sejarah kehidupan komunitas Tionghoa di Kediri.
Aktivitas Menarik di Klenteng Tjoe Hwie Kiong
Wisata Religi dan Doa Bersama
Pengunjung yang datang dapat mengikuti prosesi doa atau hanya sekadar melihat ritual yang dilakukan oleh umat Tionghoa. Suasana khusyuk di dalam klenteng membuat setiap pengunjung merasakan kedamaian.
Menikmati Keindahan Arsitektur Klenteng
Bangunan klenteng ini dihiasi dengan ukiran naga, lampion merah, dan ornamen khas Tionghoa. Kombinasi warna cerah dan simbol tradisional menciptakan suasana yang begitu memukau.
Tips Berkunjung ke Klenteng Tjoe Hwie Kiong
Jika Anda ingin mengunjungi klenteng ini, pastikan untuk menghormati peraturan yang berlaku, seperti berpakaian sopan dan menjaga ketenangan. Jangan lupa membawa kamera untuk mengabadikan momen, tetapi tetap meminta izin terlebih dahulu. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Aditya Mulawarman (Magang) |
| Editor | : Mahrus Sholih |
Komentar & Reaksi