SUARA INDONESIA, TRENGGALEK - Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menekankan pentingnya integrasi data antara pemerintah daerah dan pusat guna meningkatkan sasaran bantuan sosial (bansos).
Hal tersebut disampaikan saat mendampingi kunjungan kerja Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf di Kabupaten Trenggalek, Minggu (29/3/2026).
Menurut Bupati yang akrab disapa Mas Ipin, data sosial saat ini memang mengecewakan, namun proses pengumpulan tetap berada di daerah. Oleh karena itu, diperlukan sinkronisasi yang kuat dengan Badan Pusat Statistik (BPS).
"Data itu diambil tapi terkompilir di daerah. PR-nya bagaimana data itu bisa terintegrasi dengan pusat. Kita sudah bicara dengan BPS, nanti bisa kita pakai Posko Gertak agar sistemnya langsung in line," ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah desa akan dilibatkan secara aktif melalui tim operator desa untuk mengoperasikan sistem pendataan. Hal ini penting karena kondisi sosial masyarakat bersifat dinamis dan dapat berubah setiap saat.
Mas Ipin juga menyoroti masih adanya warga lanjut usia yang belum memiliki identitas kependudukan. Untuk itu, Pemkab Trenggalek mengintensifkan layanan administrasi kependudukan melalui program “Mening Deh” yang digelar setiap minggu.
“Kalau belum terdata pasti berisiko. Terdata saja belum tentu dapat bantuan, apalagi yang belum masuk data,” tegasnya.
Sambil menunggu optimalisasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), pemerintah daerah juga melakukan intervensi melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk membantu warga yang membutuhkan.
Namun demikian, ia mengakui keterbatasan anggaran Baznas, terutama untuk menangani ribuan warga penerima bantuan iuran Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang tidak diaktifkan, sebagian besar di antaranya merupakan penderita penyakit kronis.
“Kalau semua dibebankan ke Baznas tentu tidak akan mampu. Harapannya ini bisa teratasi dengan pemutakhiran data melalui DTSEN,” jelasnya. (ADV)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Wahyu Asmoro |
| Editor | : Mahrus Sholih |
Komentar & Reaksi