SUARA INDONESIA

Buah Perjuangan Pemkab Trenggalek, Dana IJD Turun Jalan Wonoanti Dibangun Drainase dan Aspal

Wahyu Asmoro - 18 April 2026 | 13:04 - Dibaca 196 kali
Advertorial Buah Perjuangan Pemkab Trenggalek, Dana IJD Turun Jalan Wonoanti Dibangun Drainase dan Aspal
Plt Kepala Dinas PUPR Trenggalek, Anjang Purwoko, saat menyampaikan progres perbaikan jalan Desa Wonoanti. (Foto: Istimewa)

SUARA INDONESIA, TRENGGALEK - Aksi protes unik warga Desa Wonanti, Kecamatan Gandusari, yang berhasil menanam pohon pisang di tengah jalan rusak akhirnya membuahkan hasil. 

Pemerintah kini mulai menangani ruas jalan tersebut melalui proyek Inpres Jalan Daerah (IJD) dari pemerintah pusat.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Trenggalek memastikan penanganan dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya sebatas tambal sulam.

Plt Kepala Dinas PUPR Trenggalek, Anjang Purwoko, mengungkapkan bahwa kerusakan jalan di ruas Ngetal–Gandusari, khususnya di Desa Wonanti dekat balai desa, disebabkan oleh tidak adanya sistem drainase.

"Kerusakan di Jalan Raya Ngetal-Gandusari tergolong cukup parah karena tidak adanya drainase di sisi jalan. Saat hujan deras, udara langsung menggenang di badan jalan," jelasnya.

Menurutnya, perbaikan jalan tanpa mengatasi akar masalah tidak akan bertahan lama. Oleh karena itu, pembangunan drainase menjadi fokus utama dalam proyek tersebut.

“Jika hanya diperbaiki aspalnya tanpa mengatasi penyebabnya, jalan tidak akan bertahan lama,” tegas Anjang.

Dalam rencana teknis, pemerintah pusat akan membangun saluran drainase yang terhubung langsung ke saluran pembuangan akhir (outlet) guna memastikan udara tidak lagi menggenangi badan jalan saat hujan.

Selain pembangunan drainase, proyek IJD juga mencakup pengaspalan ulang jalan dari pertigaan Ngetal hingga mendekati SPBU Wonorejo, Gandusari. 

Namun pengerjaannya dilakukan secara pemblokiran dengan mengutamakan titik-titik yang mengalami kerusakan.

“Untuk ruas yang masih bagus, seperti di wilayah Desa Sukorejo, tidak akan kami bongkar,” ujarnya.

PUPR optimistis langkah ini dapat meningkatkan daya tahan jalan dalam jangka panjang sehingga tidak mudah rusak kembali

Meski demikian, pemerintah mengingatkan masyarakat agar bersabar selama proses pengerjaan berlangsung. Aktivitas aktivitas untuk pembangunan drainase diperkirakan akan mengganggu arus lalu lintas sementara waktu.

“Kami memohon kerja sama masyarakat selama proses pengerjaan. Ini demi hasil jalan yang lebih baik ke depannya,” pungkas Anjang. (ADV)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Wahyu Asmoro
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV