SUARA INDONESIA

Beri Dukungan Penuh, BPRS Bhakti Sumekar Sebut ICP Uniba Jadi Inkubator Wirausaha Mahasiswa

Wildan Mukhlishah Sy - 09 April 2026 | 10:04 - Dibaca 263 kali
Ekbis Beri Dukungan Penuh, BPRS Bhakti Sumekar Sebut ICP Uniba Jadi Inkubator Wirausaha Mahasiswa
Direksi Bank BPRS Bhakti Sumekar dalam acara acara ICP Uniba Madura. (Foto: Wildan/Suaraindonesia.co.id)

SUARA INDONESIA, SUMENEP - Komitmen mendukung penguatan kewirausahaan mahasiswa ditunjukkan BPRS Bhakti Sumekar melalui apresiasinya terhadap program Innovative Collaborative Project (ICP) Universitas Bahaudin Mudhary (Uniba) Madura.

Program tersebut, dinilai tidak hanya sebagai kegiatan akademik, tetapi juga sebagai inkubator yang efektif dalam mencetak mahasiswa berjiwa wirausaha.

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, menilai ICP mampu menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik bisnis. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga diuji langsung dalam menghadapi kondisi pasar yang nyata.

Ia juga menyoroti langkah Uniba yang memanfaatkan lantai dua Pasar Anom sebagai ruang praktik usaha mahasiswa. Kebijakan tersebut dinilai strategis karena mampu menghidupkan kembali area yang sebelumnya kurang optimal, sekaligus memperkuat eksistensi pasar tradisional di tengah arus modernisasi.

“Jadi kami menyambut baik inisiatif dari Uniba melalui rektor Prof Rahman Hidayat, yang menginisiasi mahasiswa untuk mempraktekkan dari teori yang didapat di Fakultas Bisnis dan Ekonomi untuk praktek atau tugas akhir di blok A Pasar Anom,” ujar Hairil Fajar.

Menurutnya, aktivitas usaha mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan transaksi di lantai dua Pasar Anom. Jika hal itu berjalan konsisten, pasar tradisional tersebut diyakini mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan dengan pola belanja modern berbasis teknologi.

Tak hanya memberikan dukungan, BPRS Bhakti Sumekar juga berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada mahasiswa, khususnya terkait pengelolaan keuangan. Pendampingan itu, menjadi bagian penting dalam membekali mahasiswa agar mampu menjalankan usaha secara profesional dan berkelanjutan.

“Intinya kami sangat menyambut baik, karena dari ini kami menilai adalah inovasi dari Uniba bagaimana mahasiswa memiliki jiwa wirausaha,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor Uniba Madura, Prof. Rachmad Hidayat, menegaskan bahwa ICP merupakan langkah nyata kampus dalam mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang kerja.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu menciptakan lapangan pekerjaan. ICP adalah wadah pembelajaran nyata agar mereka berani memulai usaha, memahami manajemen, pemasaran, hingga menghadapi tantangan pasar secara langsung,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menyebut ICP sebagai strategi kampus dalam menjawab tantangan tingginya angka pengangguran lulusan perguruan tinggi. Melalui pengalaman menjalankan usaha selama satu semester, mahasiswa diharapkan memiliki kesiapan yang lebih matang untuk merintis bisnis secara mandiri.

“Harapannya, dari ICP ini lahir entrepreneur-entrepreneur muda Madura yang kreatif, tangguh, dan mampu bersaing. Kampus hadir bukan hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi sebagai inkubator bisnis masa depan,” tutupnya. (*) 

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Wildan Mukhlishah Sy
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV