SUARA INDONESIA

MPM Honda Jatim Perkuat Pendidikan Vokasi melalui TSM Honda

Redaksi - 30 June 2026 | 07:06 - Dibaca 32 kali
Pendidikan MPM Honda Jatim Perkuat Pendidikan Vokasi melalui TSM Honda
MPM Honda Jatim perkuat pendidikan vokasi melalui TSM Honda. (Foto: dok. MPM Honda Jatim)

SUARA INDONESIA, SURABAYA – Kualitas pendidikan vokasi tidak hanya ditentukan oleh fasilitas dan kurikulum, tetapi juga oleh kompetensi para pendidiknya. Menyadari hal tersebut, PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) sebagai distributor sepeda motor Honda wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur (NTT) terus berkomitmen meningkatkan kompetensi guru Teknik Sepeda Motor (TSM) Honda melalui program pelatihan dan sertifikasi yang selaras dengan kebutuhan industri.

Sepanjang 2025, sekitar 200 guru produktif TSM Honda dari SMK binaan MPM Honda Jatim mengikuti program peningkatan kompetensi yang diselenggarakan di MPM Learning Center.

Program ini meliputi Pelatihan Modul Dasar dan Sertifikasi Bronze serta Pelatihan Modul Lanjutan dan Sertifikasi Silver sebagai bagian dari penguatan kompetensi guru dalam Program Pendidikan Satu Hati Honda.

Pelatihan dilaksanakan secara bertahap sesuai jenjang kompetensi. Pada level Bronze, guru dibekali kemampuan dasar di bidang maintenance sepeda motor Honda sesuai standar industri.

Selanjutnya pada level Silver, materi pelatihan dikembangkan dengan kemampuan maintenance dan repair, sehingga guru memiliki pemahaman yang lebih mendalam mengenai diagnosis, perbaikan, serta penanganan teknologi sepeda motor Honda terkini.

Selain pembelajaran teori, para guru juga mengikuti praktik langsung menggunakan peralatan dan metode kerja yang diterapkan di jaringan bengkel resmi Honda atau AHASS.

Melalui pendekatan tersebut, guru diharapkan mampu menghadirkan proses pembelajaran yang lebih aplikatif sehingga siswa memperoleh pengalaman belajar yang sesuai dengan kondisi di dunia kerja.

M. Bondan Priyoadi, Technical Service Division Head MPM Honda Jatim, mengatakan bahwa peningkatan kompetensi guru merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak lulusan SMK yang kompeten dan siap bersaing di industri otomotif.

"Guru merupakan ujung tombak pendidikan vokasi. Karena itu, kompetensi mereka harus terus diperbarui mengikuti perkembangan teknologi sepeda motor Honda," ujar Bondan.

Melalui pelatihan dan sertifikasi Bronze maupun Silver, pihaknya ingin memastikan guru TSM Honda memiliki standar kompetensi yang selaras dengan kebutuhan industri, sehingga mampu mencetak lulusan yang siap kerja dan berdaya saing.

"Ini merupakan bagian dari komitmen MPM Honda Jatim dalam mewujudkan semangat Sinergi Bagi Negeri, dengan menghadirkan pendidikan vokasi yang berkualitas serta berkontribusi dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul bagi industri otomotif Indonesia," ungkap Bondan.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan vokasi tidak hanya diukur dari banyaknya lulusan, tetapi juga dari kualitas kompetensi yang dimiliki para siswa ketika memasuki dunia kerja. Oleh karena itu, peningkatan kualitas guru menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan program TSM Honda.

Program peningkatan kompetensi guru ini merupakan bagian dari sinergi berkelanjutan antara MPM Honda Jatim dengan SMK TSM Honda binaan di Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur.

Selain pelatihan dan sertifikasi guru, MPM Honda Jatim juga mendukung penyelarasan kurikulum berbasis industri, penyediaan media praktik, pelaksanaan uji kompetensi, hingga program Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi siswa di jaringan AHASS.

"Melalui semangat Sinergi Bagi Negeri, kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan sekolah-sekolah binaan TSM Honda agar kualitas guru, proses pembelajaran, dan kompetensi lulusan terus berkembang seiring kemajuan teknologi," kata Bondan.

"Kami berharap semakin banyak generasi muda yang siap memasuki dunia kerja dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan industri otomotif nasional," tambahnya.

Melalui pengembangan kompetensi guru yang dilakukan secara berkelanjutan, MPM Honda Jatim berharap dapat terus memperkuat kualitas pendidikan vokasi sekaligus mendukung lahirnya lulusan TSM Honda yang profesional, kompeten, dan siap berkarier sebagai mekanik, Service Advisor, teknisi, kepala bengkel, maupun instruktur di industri otomotif. (Adv)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Redaksi
Editor : Satria Galih Saputra

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV