SUARA INDONESIA

65 Persen Ruas Jalan Kabupaten Lamongan dalam Kondisi Baik

Irqam - 01 July 2026 | 08:07 - Dibaca 141 kali
News 65 Persen Ruas Jalan Kabupaten Lamongan dalam Kondisi Baik
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi meresmikan ruas jalan poros Maindu–Blawirejo di Kecamatan Kedungpring. (Foto: Diskominfo Lamongan)

SUARA INDONONESIA, LAMONGAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan terus berkomitmen untuk memaksimalkan kualitas infrastruktur jalan. Hingga saat ini, 65 persen ruas jalan Kabupaten Lamongan dalam kondisi baik. 

Hal itu disampaikan oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi saat meresmikan ruas jalan poros Maindu–Blawirejo di Kecamatan Kedungpring, Selasa (30/6/2026).

Rekonstruksi ruas jalan sepanjang 1,6 kilometer itu merupakan hasil kolaborasi antara Pemkab Lamongan dan swadaya masyarakat, khususnya kontribusi Diaspora asal Desa Maindu.

Sinergi itu menjadi wujud semangat gotong royong dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Bupati Lamongan yang akrab disapa Pak Yes mengatakan, pembangunan infrastruktur jalan masih menjadi salah satu prioritas Pemkab Lamongan karena memiliki peran strategis dalam meningkatkan mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

"Alhamdulillah, saat ini sekitar 65 persen ruas jalan di Kabupaten Lamongan sudah dalam kondisi baik. Ke depan, pembangunan akan terus kami lanjutkan melalui program Jamula Mantap dengan memprioritaskan jalan-jalan poros yang menjadi penghubung antarwilayah, seperti ruas Pucuk–Laren dan Mantup–Sambeng," kata Pak Yes.

Selain meningkatkan kualitas jalan, Pemkab Lamongan juga terus memperkuat aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. 

Melalui Program Prioritas Lamongan Menyala, ada pemasangan 10 ribu titik lampu penerangan jalan di berbagai wilayah Kabupaten Lamongan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). 

Program tersebut ditargetkan mulai direalisasikan paling cepat pada akhir tahun ini untuk mendukung aktivitas masyarakat, khususnya pada malam hari.

"Selain jalan yang baik, masyarakat juga membutuhkan penerangan yang memadai. Melalui program Lamongan Menyala, insyaallah paling cepat akhir tahun ini kami mulai memasang 10 ribu titik lampu penerangan jalan melalui kerja sama pemerintah dengan badan usaha, sehingga aktivitas masyarakat pada malam hari menjadi lebih aman dan nyaman," ungkapnya.

Perwakilan Diaspora Desa Maindu, Imam Mawardi mengatakan, pembangunan desa merupakan tanggung jawab bersama. 

Menurutnya, para perantau memiliki peran penting dalam mendukung kemajuan kampung halaman. "Baik melalui pembangunan fisik maupun berbagai program pemberdayaan masyarakat yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan warga," tandasnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Irqam
Editor : Alfiana Putri

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV