SUARA INDONESIA, RIAU - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi bahwa Bupati dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing telah menyerahkan diri setelah pihaknya melakukan operasi tangkap tangan (OTT).
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa keduanya tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Selasa (30/6/2026) malam sekitar pukul 21.17 WIB.
Setelah tiba, Bupati dan Sekda langsung menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.
"Dalam prosesnya, Bupati dan Sekda dibawa dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Gedung Merah Putih KPK. Saat ini keduanya langsung menjalani pemeriksaan intensif," kata Budi saat di konfirmasi Suara Indonesia, Rabu (1/7/2027)
Sebelumnya, KPK membenarkan telah menggelar operasi tangkap tangan di Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau.
Dalam operasi tersebut, tim penindakan mengamankan 10 orang di wilayah Kuansing dan Jakarta.
Dari jumlah itu, lima orang lebih dulu dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk diperiksa. Mereka terdiri atas tiga pihak swasta, seorang pegawai negeri sipil (PNS) Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, serta seorang dari unsur keluarga pengadilan negeri.
Selain mengamankan sejumlah pihak, penyidik juga menyita barang bukti berupa bukti elektronik transaksi keuangan dan satu unit mobil yang diduga berkaitan dengan tindak pidana yang sedang diselidiki.
Menurut Budi, perkara yang sedang ditangani diduga terkait suap jabatan. Namun, KPK belum mengungkap identitas para pihak yang diamankan maupun konstruksi perkara secara rinci. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Yudha Pratama |
| Editor | : Alfiana Putri |
Komentar & Reaksi