SUARA INDONESIA, SAMPANG - Kesejahteraan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Sampang masih menjadi sorotan. Hingga 2026, insentif yang diterima para guru PAUD dinilai belum mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup secara layak sebagai tenaga pendidik.
Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang mengakui persoalan tersebut masih menjadi perhatian pemerintah daerah.
Kepala Disdik Sampang Nor Alam melalui Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Disdik, Dewi Trisna, mengatakan pihaknya mendorong pengelola lembaga PAUD memanfaatkan Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) untuk meningkatkan kesejahteraan guru.
Menurut Dewi, lembaga PAUD negeri maupun swasta memiliki ruang untuk mengalokasikan sebagian dana BOP bagi insentif guru.
“Untuk sekolah negeri, maksimal 20 persen dari dana BOP bisa dialokasikan untuk kesejahteraan guru. Sementara untuk lembaga PAUD swasta atau yayasan, alokasinya bisa mencapai 40 persen,” kata Dewi, Senin (9/3/2026).
Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap kondisi insentif guru PAUD yang dinilai masih belum layak di Kabupaten Sampang. Karena itu, Disdik berharap setiap yayasan dapat membangun manajemen pengelolaan anggaran yang lebih baik agar dana BOP dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik.
Meski demikian, Dewi menjelaskan tidak semua lembaga PAUD otomatis menerima dana BOP. Penyaluran bantuan tersebut bergantung pada data lembaga yang tercatat dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
“Tidak semua PAUD menerima dana BOP. Kami melihat data yang terdaftar di Dapodik,” ujarnya.
Ia menyebutkan total anggaran BOP untuk PAUD pada 2025 mencapai lebih dari Rp2 miliar. Sementara untuk 2026, Disdik Sampang masih melakukan proses pemutakhiran data sebelum menyampaikan besaran anggaran secara resmi kepada publik.
Selain soal insentif, Disdik juga menegaskan standar waktu mengajar bagi guru PAUD di Kabupaten Sampang. Para guru dijadwalkan mengajar selama 900 menit dalam satu minggu, mulai Senin hingga Sabtu.
“Hal ini agar pendidikan anak usia dini dapat berjalan secara konsisten setiap hari,” kata Dewi. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Hoirur Rosikin |
| Editor | : Mahrus Sholih |
Komentar & Reaksi