SUARA INDONESIA

Diduga Api Belum Mati Sepenuhnya, Rumah Nenek di Purbalingga Hangus Dilalap Sijago Merah

Iwan Setiawan - 24 March 2024 | 21:03 - Dibaca 494 kali
Peristiwa Diduga Api Belum Mati Sepenuhnya, Rumah Nenek di Purbalingga Hangus Dilalap Sijago Merah
Ilustrasi kebakaran milik Murah (60) warga Desa Majatengah, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga pada Minggu (24/3/2024) dinihari.

SUARA INDONESIA, PURBALINGGA- Rumah milik Murah (60) seorang nenek Desa Majatengah, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, Minggu (24/3/2024) dini. Kebakaran diduga dari tungku yang belum sepenuhnya padam usai digunakan memasak. 

Kapolsek Kemangkon Iptu Heri Iskandar mengatakan, peristiwa kebakaran di Desa Majatengah RT 10 RW 4 tersebut terjadi sekira pukul jam 01.15 WIB.

“Tidak ada korban jiwa, namun rumah korban mengalami kerusakan akibat kebakaran tersebut," jelasnya. Minggu (24/3/2024) sore.

Berdasarkan keterangan yang didapat, kebakaran diketahui pertama kali oleh saksi bernama Darsem (55) tetangga korban. Saksi mendengar suara seperti kayu dan bambu terbakar. Saat dicek didapati rumah korban sudah terbakar pada bagian dapur.

"Saksi kemudian berteriak meminta tolong. Warga kemudian datang mengevakuasi korban yang masih ada di dalam rumah dan berusaha memadamkan api," ungkapnya.

Api berhasil dipadamkan setelah dua unit mobil pemadam kebakaran dari PurbaIingga didatangkan. Api dipastikan padam sepenuhnya sekira jam 01.50 WIB.

Kapolsek menambahkan penyebab kebakaran diduga berasal dari tungku yang belum sepenuhnya padam usai digunakan memasak. Korban yang tinggal seorang diri, terakhir memasak di tungku sebelum berbuka puasa. 

"Diduga Api di tungku yang belum sepenuhnya padam membesar kemudian membakar ruang dapur dan merembet ke bangunan rumah," ujarnya.

"Akibat kebakaran tersebut rumah berukuran 6 x 8 meter milik korban mengalami kerusakan akibat terbakar. Kerugian material yang dialami korban ditaksir mencapai Rp.15 juta," bebernya.(*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Iwan Setiawan
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV