SUARA INDONESIA

Penumpang Diduga Lompat ke Laut di Perairan Jangkar, Operasi SAR Diperluas hingga Pondok Mimbo

Syamsuri - 27 March 2026 | 07:03 - Dibaca 469 kali
Peristiwa Penumpang Diduga Lompat ke Laut di Perairan Jangkar, Operasi SAR Diperluas hingga Pondok Mimbo
Satpolairud Polres Situbondo, TNI AL Pos Jangkar, KSOP Wilker Jangkar, Basarnas, BPBD, serta Tagana saat melakukan penyisiran di perairan Jangkar hingga wilayah Pondok Mimbo. (Foto: Istimewa)

SUARA INDONESIA, SITUBONDO - Tim SAR gabungan terus mengintensifkan pencarian terhadap seorang penumpang Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Dharma Kartika yang dilaporkan hilang setelah diduga melompat ke laut di perairan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Kamis (26/3/2026) kemarin

Peristiwa tersebut dibenarkan oleh Kapolres Situbondo melalui Kasat Polairud, AKP Gede Sukarmadiyasa. Ia menyampaikan bahwa laporan awal diterima sekitar pukul 09.00 WIB, saat kapal tengah berlayar dari Pelabuhan Jangkar menuju Pulau Raas, Kabupaten Sumenep. Korban diketahui bernama Tohari (31), warga Dusun Darpa, Desa Karangnangka, Kecamatan Raas.

Berdasarkan keterangan saksi, korban sebelumnya melakukan perjalanan bersama rekannya, Laedi Butma (28), dari Kuta, Bali, menggunakan sepeda motor. Keduanya tiba di Pelabuhan Jangkar pada Kamis pagi sekitar pukul 07.00 WIB dan melanjutkan perjalanan dengan kapal yang bertolak pukul 08.15 WIB.

Menurut keterangan yang dihimpun, sebelum kejadian korban sempat berinteraksi seperti biasa dengan penumpang lain. Ia bahkan menitipkan telepon genggamnya kepada rekannya untuk diisi daya sebelum berpamitan berjalan ke area dek kapal.

Situasi berubah ketika sekitar 30 menit kemudian muncul informasi adanya penumpang yang terjun ke laut. Namun, saksi utama baru menyadari hilangnya korban sekitar dua jam setelah kejadian, karena sempat tertidur selama perjalanan.

Pihak kapal kemudian melakukan pengecekan rekaman kamera pengawas (CCTV). Hasilnya menunjukkan korban berjalan menuju sisi kanan haluan kapal, mendekati area sekoci penyelamat, sebelum akhirnya melompat ke laut.

Upaya pencarian awal sempat dilakukan oleh awak kapal dengan menurunkan sekoci selama kurang lebih satu jam. Namun, karena korban tidak ditemukan, kapal melanjutkan pelayaran menuju Pelabuhan Raas.

Sejak siang hari, operasi pencarian dilanjutkan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari unsur Satpolairud Polres Situbondo, TNI AL Pos Jangkar, KSOP Wilker Jangkar, Basarnas, BPBD, serta Tagana. Penyisiran dilakukan di perairan Jangkar hingga wilayah Pondok Mimbo.

“Pencarian dilakukan secara maksimal dengan melibatkan berbagai unsur. Kami juga telah berkoordinasi dengan nelayan setempat untuk membantu pemantauan di sekitar lokasi,” ujar Gede, Jumat (27/03/2026).

Hingga sore kemarin,  korban masih belum ditemukan. Tim SAR memastikan operasi pencarian akan terus dilanjutkan dengan memperluas area penyisiran serta mengoptimalkan koordinasi lintas instansi. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Syamsuri
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV