SUARA INDONESIA

Polisi Selidiki Temuan Mayat Dimakan Biawak di Sungai Kedungputri Ngawi

Ari Hermawan - 29 March 2026 | 14:03 - Dibaca 1.57k kali
Peristiwa Polisi Selidiki Temuan Mayat Dimakan Biawak di Sungai Kedungputri Ngawi
Mayat terapung di Sungai Kedungputri, Ngawi. (Foto: Ari Hermawan/Suaraindonesia.co.id)

SUARA INDONESIA, NGAWI - Polisi melakukan penyelidikan peristiwa penemuan mayat mengapung di Sungai Kedungputri, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Minggu (29/3/2026). Saat ditemukan mayat tersebut dalam kondisi rusak dimakan binatang biawak air (Seliro).

“Saat ditemukan kondisi tubuh jenazah sudah ada yang rusak karena dimakan biawak,” kata Kapolsek Paron, AKP Nur Haris, usai melakukan evakuasi.

"Kita sedang melakukan penyelidikan, dugaan sementara mayat merupakan korban tenggelam," imbuhnya.

Ia menjelaskan, jenazah berjenis kelamin perempuan diperkirakan berusia 40 tahun. Pertama kali ditemukan oleh seorang warga setempat yang sedang melintas di pinggir aliran sungai tersebut.

“Pada pukul 13.00 WIB kami mendapatkan laporan dari warga, lalu petugas Polsek Paron mendatangi lokasi, dibantu TNI, BPBD Ngawi, Damkar dan relawan untuk mengevakuasi jenazah, kemudian langsung dibawa ke RSUD Soeroto Ngawi untuk dilakukan pemeriksaan,” ujar Haris.

"Sementara pihak kami belum menerima laporan dari warga yang kehilangan anggota keluarganya. Apabila ada yang merasa kehilangan keluarganya, bisa datang melapor," tutupnya.

Sementara Tim BPBD Ngawi, Masduki, yang memimpin evakuasi menjelaskan bahwa mayat dalam kondisi tertelungkup tangan memegang bambu, diperkirakan meninggal sekitar tiga hari yang lalu.

“Melihat ciri-ciri jenazah, diperkirakan meninggal tiga hari yang lalu. Saat dievakuasi kondisi tertelungkup, tangan memegang bambu, celana dan baju masih ada,” terang Masduki.

Pihaknya sempat mengalami kesulitan karena lokasi yang curam dan kedalaman sungai mencapai empat meter. Dengan menggunakan alat manual, tali dan pelampung, tim BPBD akhirnya berhasil mengevakuasi jenazah.

"Lokasi menuju sungai sangat curam, kedalaman sungai mencapai empat meter. Meski evakuasi memakan waktu hingga dua jam, evakuasi berhasil dilakukan,” tandasnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Ari Hermawan
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV