SUARA INDONESIA, PEMALANG - Kerangka manusia tanpa identitas ditemukan oleh warga di area lahan tebu milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN), Dukuh Pesantren, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang. Kerangka tersebut dievakuasi oleh Polsek Ulujami, Polres Pemalang, pada Senin (30/3/2026).
Kapolres Pemalang, AKBP Rendy Setia Permana, melalui Kapolsek Ulujami, AKP Trino Winarno, mengatakan bahwa penemuan bermula saat H (46), salah seorang karyawan PTPN, mencium bau tidak sedap saat melakukan perawatan tanaman tebu dengan penyemprotan pada Sabtu (28/3/2026) kemarin.
“Selang dua hari, saat akan melanjutkan pekerjaan penyemprotan di lahan tebu, H baru menceritakan perihal bau menyengat tersebut kepada rekan kerjanya,” kata Trino.
Selanjutnya, Trino Winarno menjelaskan bahwa H bersama rekan kerjanya melakukan pengecekan untuk mencari sumber bau menyengat tersebut.
“Dari hasil pengecekan di lokasi, akhirnya H bersama rekan kerjanya menemukan sumber bau tidak sedap itu. Ternyata, itu adalah kerangka manusia yang mengenakan kaus lengan panjang motif doreng hijau dan celana kolor pendek warna abu-abu,” imbuh Trino.
Kapolsek Ulujami menambahkan, beberapa saksi yang merupakan warga sekitar sebelumnya pernah melihat seorang laki-laki yang diduga merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dengan ciri-ciri yang sama.
“Warga sekitar melihat laki-laki tersebut berjalan bolak-balik di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP),” tutur Kapolsek Ulujami.
Namun demikian, Kapolsek menegaskan bahwa pihak Kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penemuan kerangka manusia tersebut.
“Kami telah melakukan identifikasi bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Mojo, Kecamatan Ulujami, dan menyerahkan kerangka manusia tersebut kepada Pemerintah Desa Pesantren untuk dimakamkan,” kata Kapolsek Ulujami.
“Rencananya akan dimakamkan di Pemakaman Dukuh Pesadean, Desa Pesantren, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang,” tutupnya. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Ragil Surono |
| Editor | : Mahrus Sholih |
Komentar & Reaksi