SUARA INDONESIA

BPS Bone Disorot Kurang Sosialisasi, Tak Libatkan Warga Desa Jadi Petugas SE

Abustian - 29 June 2026 | 13:06 - Dibaca 35 kali
Peristiwa BPS Bone Disorot Kurang Sosialisasi, Tak Libatkan Warga Desa Jadi Petugas SE
Kantor BPS Kabupaten Bone. (Foto: Istimewa)

SUARA INDONESIA, BONE - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bone Sulsel mendapat sorotan dari masyarakat lantaran diduga tidak melibatkan warga desa setempat dalam kegiatan Sensus Ekonomi tahun 2026 ini. 

BPS Bone diduga kurang sosialisasi hingga mengabaikan pendaftar yang sudah lulus di Sobat BPS dan justru merekrut warga luar desa sebagai Petugas SE. 

Hal itu terjadi di Desa Seberang Kecamatan Lamuru dan Desa Tea Musu, Kecamatan Ulaweng Kabupaten Bone. Di desa seberang, informasi yang diperoleh tak satupun warga setempat yang jadi petugas SE.

Sementara di Desa Tea Musu ada petugas SE warga setempat tapi ada juga lintas Desa. Padahal ada juga pendaftar warga setempat yang tak kunjung ada penawaran di dasbor sobat BPS.

Salah satu warga Desa Seberang yang enggan disebut namanya menyayangkan tidak adanya warga di desanya sebagai petugas SE tahun 2026 ini. Ia menilai BPS kurang sosialisasi sehingga warga tidak mengikuti saat proses pendaftaran Petugas SE yang bergaji puluhan juta tersebut. 

Menurutnya, SE yang dilaksanakan di tiap desa, semestinya melibatkan warga desa setempat. Sebab kata dia, warga desa setempat lebih mengetahui tentang desa dan mudah diterima oleh warga desa saat melakukan pendataan. 

"100 persen (petugas SE) dari luar semua. Baiknya itu petugas SE itu dari masing-masing desa. Masa semua warga luar Desa, ini kurang sosialisasi," ujar warga setempat ini kepada suaraindonesia.co.id, Senin (29/6/2026). 

Sementara warga setempat juga banyak yang telah mendaftar sebelumnya dan dinyatakan lulus, namun di dasbor Sobat BPS tak kunjung muncul penawaran kerja. 

Warga tersebut memahami bahwa lulus dan masuk website Sobat BPS, tak serta merta diterima sebagai petugas BPS Bone. Hal ini lantaran website Sobat BPS, hanya diminta menunggu adanya kegiatan BPS dan mendapatkan penawaran kerja di dasbor tersebut. 

Selaku masyarakat, ia mengharapkan transparansi BPS Bone dalam merekrut Mitra. Terlebih jika kegiatan menggunakan anggaran negara yang membutuhkan transparansi ke publik. 

Kepala BPS Kabupaten Bone Abdi Amin saat dikonfirmasi via whatsAppnya terkait hal tersebut belum memberikan tanggapan. 

Kontributor suaraindonesia.co.ia sempat mencoba mendatangi kantor BPS Bone untuk konfirmasi langsung, namun yang bersangkutan tidak berada di tempat. Dan ingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan dari pihak terkait. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Abustian
Editor : Alfiana Putri

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV