SUARA INDONESIA

Reses Legislator PDIP Anggit di Kesugihan, Fokus Penguatan KUB dan UMKM

Satria Galih Saputra - 14 February 2026 | 23:02 - Dibaca 650 kali
Politik Reses Legislator PDIP Anggit di Kesugihan, Fokus Penguatan KUB dan UMKM
Kegiatan reses anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan, Anggit Adi Juwita di Desa Kesugihan, Kecamatan Kesugihan, Cilacap. (Foto: dok. Suara Indonesia)

SUARA INDONESIA, CILACAP - Reses dalam rangka menyerap aspirasi dari masyarakat kembali digelar anggota DPRD Cilacap Fraksi PDI Perjuangan. Kali ini, Anggit Adi Juwita. 

Dalam reses tersebut, anggota Komisi B ini bertemu ratusan konstituen di Dapilnya dari wilayah Kesugihan dan sekitarnya. Adapun kegiatan digelar Sabtu (14/2/2026).

Lebih lanjut, kegiatan di luar masa sidang di Desa Kesugihan, Kecamatan Kesugihan ini, dihadiri sejumlah pengurus PDI Perjuangan Cilacap.

"Reses ini untuk penjaringan aspirasi dari masyarakat di Dapil saya Kesugihan dan sekitarnya," ujar Anggit. 

Anggit mengaku, terdapat beberapa usulan dari masyarakat, khususnya kader PDIP yang hadir dalam reses diantaranya KUB dan pemberdayaan UMKM.

"Jadi banyak UMKM atau KUB yang belum semuanya bisa kita fasilitasi dalam bentuk anggaran. Ke depan akan kita usahakan untuk kita maksimalkan," katanya.

"Nanti tetap melalui prosedur sesuai aturan pemerintah daerah atau bisa melalui pokok-pokok pikiran yang kita punya. Dan untuk realisasinya, karena usulannya tahun ini maka keluarnya di tahun 2027," lanjut Anggit.

Di lain hal, terdapat beberapa usulan yang di klaim oleh Anggit telah terealisasi berkat perjuangannya selama menjabat sebagai wakil rakyat, dan sudah dirasakan oleh masyarakat manfaatnya. Salah satunya pembangunan infrastruktur.

"Terkait infrastruktur relatif sudah banyak ya di wilayah Kecamatan Kesugihan dan sudah dibangun, termasuk di wilayah lainnya di dapil saya. Kurang 8 persen yang belum dibangun jalannya," ungkapnya.

Adapun terkait KUB dan UMKM di dapilnya, diakui Anggit sudah banyak yang terbantu, khususnya menengah ke bawah.

"Kalau soal sumber dayanya, kami butuh anggaran dan waktu yang panjang, karena kita juga masih ada PR yang belum selesai, pasar di wilayah Kesugihan," terangnya.

"Kalau soal UMKM-UMKM sudah lumayan lah banyak yang terbantu dan banyak juga yang sudah kami fasilitasi terkait dengan pembuatan sertifikat halal," tandas kader partai berlambang banteng hitam bermoncong putih ini. 

Termasuk, lanjut Anggit toko-toko maupun market-market. Hal ini agar para pelaku usaha tidak mengalami kendala dalam berjualan. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Satria Galih Saputra
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV