SUARA INDONESIA, CILACAP - Komitmen dalam menjadikan Cilacap, Jawa Tengah kandang gajah kembali ditunjukkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Cilacap, yang diketuai Edy Santoso melalui pengukuhan pengurus DPC dan DPRt.
Adapun pengurus tingkat Kecamatan/Desa kali ini wilayah Cilacap Tengah, dan pengukuhan dilakukan Minggu (19/7/2026), di kawasan wisata Kampung Kepiting, Kelurahan Kutawaru.
Dalam kesempatan tersebut, ketua Edy Santoso membuka peluang berupa usaha mandiri kepada pengurus maupun anggota yang hadir melalui forum dialog.
Untuk diketahui, partai yang dinahkodai ketua yang akrab disapa Bos Edy ini, tidak hanya berfokus pada aspek politik saja, namun juga mengedepankan pemberdayaan ekonomi dan sosial.
Hal ini penting untuk membangun integritas partai di mata masyarakat. Edy menyebut masyarakat sudah tidak lagi mempercayai janji-janji politik, melainkan menginginkan solusi dari partai yang dinaungi.
"Yang jelas kita ingin memberi kepercayaan dulu ke masyarakat, bukan sekedar janji karena masyarakat itu butuhnya solusi," ujarnya.
"Oleh karena itu, nanti kita akan kerja sama dengan DPC dan DPRt, menggali potensi yang ada di wilayah, termasuk di jojok ini untuk kesejahteraan anggota maupun masyarakat sekitar," lanjut Bos Edy.
Ia mendorong kadernya tidak hanya aktif dalam kegiatan politik, tetapi juga mampu mandiri secara ekonomi melalui program pemberdayaan berbasis potensi wilayah, mulai dari sektor pertanian, perikanan, hingga usaha mikro.
Saat berdialog, beragam aspirasi muncul, mulai dari pengembangan usaha jagung, hingga keluhan nelayan masih kesulitan memperoleh Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.
Edy menegaskan pihaknya akan berupaya memberikan akses permodalan untuk mendukung usaha yang akan dijalankan nantinya. Selain itu, partai siap menjadi menjembatan menyikapi persoalan yang ada di masyarakat.
"Untuk usaha, kita bisa menyikapi seperti jagung, itu memang disini lahannya luar biasa, dan tadi ada yang menginginkan adanya pabrik disini, tapi yang akan kita dahulukan pupuk organik dulu," katanya.
"Soal BBM, nanti kita akan menjembatani atau memfasilitasi adanya SPBU disini, termasuk usulan-usulan yang lain, yang dibutuhkan oleh mereka," imbuhnya.
Di lain itu, partai berlambang gajah ini juga tengah mempersiapkan program ekonomi produktif untuk kaum muda atau milenial berupa pendirian kafe. Termasuk di Kecamatan Cilacap Tengah.
"Kita melihat anak-anak gen-Z di Kabupaten Cilacap banyak yang kreatif, namun kurang terwadahi. Sehingga kita beri ruang untuk usaha berupa Kafe. Intinya supaya mereka memiliki kegiatan tapi yang bermanfaat," ujar Bos Edy.
Melalui serap aspirasi yang dilakukan DPD di setiap kegiatan pengukuhan, diharapkan dapat menjadi ruang selain dalam rangka menyerap aspirasi anggota, juga melihat potensi di wilayah, untuk nantinya diolah bersama.
"Jadi kami tidak ingin hanya membentuk struktur partai di atas kertas. Tapi kami ingin datang langsung, berdialog, melihat potensi daerah, lalu mencari solusi bersama," ungkap Bos Edy.
"Kalau masyarakat punya usaha kemudian ekonomi bergerak, tentu kesejahteraan masyarakat akan meningkat, sekaligus ini mengurangi praktik politik uang," tandas pengusaha sukses di Cilacap ini.
Setelah pengukuhan di Kecamatan Cilacap Tengah, PSI Cilacap juga akan melanjutkan pengukuhan di wilayah lainnya secara bertahap
"Dari target 24 Kecamatan, masih kurang 6 Kecamatan. Untuk minggu depan nanti 2 wilayah Kedungreja sama Bantarsari," pungkas Bos Edy. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Satria Galih Saputra |
| Editor | : Alfiana Putri |
Komentar & Reaksi