SUARA INDONESIA, TRENGGALEK - Pemerintah Kabupaten Trenggalek terus memperkuat komitmennya dalam memperjuangkan kesejahteraan perempuan, salah satunya melalui penyediaan layanan terpadu di kawasan Pendopo Kabupaten.
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menjelaskan bahwa keberadaan Rumah Perempuan menjadi salah satu fasilitas utama bagi perempuan, khususnya korban kekerasan atau mereka yang membutuhkan pendampingan.
“Di pendopo teman-teman tahu ada Rumah Perempuan ya. Kalau ada penyalintas atau ada yang merasa menjadi korban bisa menghubungi 0822 333 43800,” ujarnya.
Menurutnya, kawasan pendopo kini dikembangkan sebagai pusat layanan masyarakat. Selain Rumah Perempuan, tersedia juga Posko Gertak yang menangani berbagai masalah sosial seperti kemiskinan, jaminan sosial, hingga akses pendidikan dan kesehatan
“Pendopo akan jadi rumah rakyat. Di sebelah utara ada Rumah Perempuan, kemudian di selatannya ada Posko Gertak,” jelasnya.
Ia menambahkan, layanan tersebut ditujukan untuk memastikan masyarakat, khususnya warga kurang mampu, tetap bisa mengakses berbagai fasilitas dasar meskipun terkendala ekonomi.
Selain itu, kehadiran Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di lokasi yang sama diharapkan dapat memperkuat dukungan sosial bagi masyarakat.
“Harapan kami tidak ada satupun warga Trenggalek yang tidak memiliki jalan untuk mendapatkan akses pelayanan,” tegasnya.
Arifin juga mencontohkan keberhasilan layanan tersebut melalui pengakuan seorang penyintas kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang telah mengalami kekerasan selama 12 tahun.
Setelah melapor, korban langsung mendapatkan pendampingan sesuai prosedur dan kini merasakan perubahan positif dalam hidupnya.
“Alhamdulillah sekarang dia merasa hidupnya lebih bersinar, ada secercah sinar,” ungkapnya. (ADV)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Wahyu Asmoro |
| Editor | : Mahrus Sholih |
Komentar & Reaksi