SUARA INDONESIA

Berkah Musim Hajatan, Bisnis Mahar Pernikahan di Madiun Raih Cuan Jutaan Rupiah

Prabasonta/Erik P - 21 May 2023 | 11:05 - Dibaca 3.22k kali
Ekbis Berkah Musim Hajatan, Bisnis Mahar Pernikahan di Madiun Raih Cuan Jutaan Rupiah
Berkah para pengusaha mahar dan seserahan di saat musim hajatan yang omzetnya naik hingga 100 persen, (Foto: Yoni Setyo Rahmawanto /suaraIndonesia.co.id).

MADIUN - Saat musim hajatan ada berkah tersendiri bagi para usaha pembuatan mahar dan seserahan pernikahan di Kabupaten Madiun. Banjirnya pesanan, membuat omzet pendapatan para pengusaha tersebut naik hingga 100 persen.

Pendapatan pengusaha seserahan tersebut bahkan bisa tembus mencapai 70 juta rupiah setiap bulannya.

Misalnya, Maya Anggraita Sugiharto, warga membuka bisnis di Jalan MT Haryono, Caruban, Kabupaten Madiun. Maya menyebut pesanan mahar dan seserahan meningkat sejak pasca lebaran hingga saat ini.

Dari yang biasanya hanya melayani 100, kini bisa tembus 200 mahar dan seserahan.

"Sejak seusai lebaran hingga di bulan Mei ini, pesanan mahar dan seserahan untuk pernikahan terus meningkat. Saat ini, pesanan meningkat hingga 100 persen," kata Maya, Minggu (21/5/2023).

Maya menjelaskan bahwa ada beberapa macam isi seserahan, mulai perlengkapan make up, tas, baju dan sepatu. Dari jenis itu, ia menyebut paling banyak yang diminati mahar yang berisi replika emas antam serta replika uang.

Selain itu, harga yang ditawarkan juga tidak terlalu mahal, mulai dari harga 200 ribu rupiah, sementara untuk jenis seserahan harga mulai 60 ribu rupiah. Kendati demikian, harga juga tergantung isinya.

Maya mengungkapkan bahwa pemasaran produknya dilakukan tidak hanya secara manual, namun juga memanfaatkan media sosial.

"Pesanan tidak hanya datang dari seputaran Madiun, namun sudah merambah sampai kota besar. Diantaranya, Jakarta, Bandung dan Medan," ujarnya.

Pemesan mahar dan seserahan pun, lanjut Maya, memilih memesan jauh-jauh hari, hal itu untuk menghindari banyaknya antrean karena saat ini banyak warga yang memesan mahar ditempatnya. 

"Memesan mahar jauh-jauh hari, untuk menghindari antrean saat pembuatan mahar karena banyaknya warga yang juga memesan mahar dan seserahan pernikahan ditempat ini, apalagi  ditempat ini, bisa menentukan sendiri model mahar atau hantaran yang diinginkan," ungkap salah seorang pemesan atau calon pengantin, Septian Mega.(Yoni)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Prabasonta/Erik P
Editor : Irqam

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV