SUARA INDONESIA

Naik Kelas Jadi Tipe B, RSUD Sumenep Tancap Gas Perkuat Layanan dan Digitalisasi 2026

Wildan Mukhlishah Sy - 17 April 2026 | 07:04 - Dibaca 501 kali
Kesehatan Naik Kelas Jadi Tipe B, RSUD Sumenep Tancap Gas Perkuat Layanan dan Digitalisasi 2026
Pelayanan Poli Terpadu RSUD dr Moh Anwar Sumenep. (Foto: Istimewa)

SUARA INDONESIA, SUMENEP - RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep mematok tahun 2026 sebagai fase percepatan peningkatan mutu layanan kesehatan. Berbekal status baru sebagai rumah sakit tipe B, manajemen menyiapkan penguatan menyeluruh, mulai dari fasilitas, sumber daya manusia, hingga sistem pelayanan berbasis digital.

Direktur RSUD, dr. Erliyati, menjelaskan bahwa peningkatan kapasitas layanan dilakukan secara bertahap agar masyarakat tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih kompleks.

“Penguatan ini kami lakukan secara bertahap, dengan memanfaatkan status rumah sakit yang kini telah meningkat menjadi tipe B, sehingga mampu menangani kasus yang lebih kompleks,” ujarnya, Jumat (17/04/2026).

Dengan peningkatan status tersebut, RSUD kini memperluas cakupan layanan, termasuk penanganan kegawatdaruratan selama 24 jam melalui Instalasi Gawat Darurat (IGD). Selain itu, fasilitas perawatan intensif seperti ICU, PICU, dan NICU juga terus dioptimalkan untuk menangani pasien dewasa, anak, hingga bayi.

Pengembangan layanan spesialis turut menjadi fokus, terutama pada bidang jantung dan paru yang diproyeksikan sebagai layanan unggulan di tahun ini. Langkah tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang lebih komprehensif.

Di sisi lain, transformasi digital menjadi bagian penting dalam strategi peningkatan layanan. RSUD mulai mengoptimalkan sistem antrean berbasis digital yang terintegrasi dengan aplikasi kesehatan nasional, sehingga masyarakat dapat mengakses layanan dengan lebih mudah.

“Dengan sistem ini, masyarakat bisa melakukan pendaftaran dan pengaturan jadwal pemeriksaan secara daring, sehingga waktu tunggu dapat ditekan dan pelayanan menjadi lebih efisien,” katanya.

Menurutnya, percepatan layanan berbasis teknologi menjadi kunci utama tanpa mengabaikan aspek keselamatan pasien. Selain itu, RSUD juga berupaya memperluas akses bagi peserta BPJS Kesehatan agar layanan dapat dinikmati secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

Dengan dukungan tenaga medis, pemerintah daerah, serta berbagai mitra, RSUD Sumenep menargetkan diri sebagai rumah sakit rujukan utama di wilayah timur Madura.

“Harapannya, langkah ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan daerah sepanjang tahun 2026,” tandasnya. (*) 

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Wildan Mukhlishah Sy
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV