SUARA INDONESIA

Kapolresta Probolinggo Pantau Vaksinasi Siswa di Sekolah

Lutfi Hidayat - 25 August 2021 | 13:08
Komunitas Kapolresta Probolinggo Pantau Vaksinasi Siswa di Sekolah

PROBOLINGGO - Kapolresta Probolinggo, AKPB. R.M. Jauhari beserta jajaran memantau langsung vaksinasi di sejumlah Sekolah Menengah Atas.

Pelajar SMKN 3 Kota Probolinggo berkesempatan mendapatkan kuota vaksin tersebut sebagai salah satu syarat pembelajaran tatap muka di sekolah.

"Vaksinasi ini sebagian sudah menyasar sekolah-sekolah di Kota Probolinggo, haraoannya segera bisa terbentuk kekebalan kelompok (herd immunity) agar bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka," terang Jauhari, Rabu (25/08/2021).

Syarat untuk bisa divaksin bagi pelajar harus mendapatkan surat persetujuan dari orang tua siswa, mendaftar dan menjalani pemeriksaan kesehatan serta berusia minimal 12 tahun.

"Sebanyak 195 Siswa SMKN 3 telah divaksin, berikutnya kita laksanakan bertahap untuk siswa dari sekolah lain yang belum divaksin," imbuhnya.

Seorang siswa, Muhammad Arid menyebut sebelumnya takut divaksin, informasi hoax tentang dampak negatif vaksin menjadi alasan ketakutan dirinya.

Edukasi dari kepolisian dan guru di sekolah akhirnya menghilangkan kekhawatiran Arid untuk divaksin, ia pun mengajak siswa lain untuk mengikuti program vaksinasi pemerintah agar pembelajaran tatap muka segera bisa dilakukan.

"Deg-degan awalnya sih takut bengkak. Kan informasinya bisa bengkak dan panas kalau divaksin. Ternyata gak bengkak dan sejauh ini tidak ada efek sampingnya," terangnya.

Tim Dokkes Polresta Probolinggo mengingatkan para siswa yang telah divaksin agar tetap patuh protokol kesehatan 5M.

Vaksin hanya berfungsi untuk meningkatkan kekebalan tubuh dari paparan Covid-19, sedangkan pencegahannya dilakukan dengan memakai masker, cuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, hindari kerumunan dan mengurangi mobilitas serta interaksi sosial.

Pewarta : Lutfi Hidayat
Editor : Nanang Habibi

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV