SUARA INDONESIA

Seniman, Budayawan hingga Pelaku Jasa Wisata Terima Tali Asih dari Bupati Banyuwangi

Muhammad Nurul Yaqin - 26 March 2024 | 14:03 - Dibaca 391 kali
News Seniman, Budayawan hingga Pelaku Jasa Wisata Terima Tali Asih dari Bupati Banyuwangi
Tali asih diberikan oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani kepada para seniman dan budayawan, Selasa (26/3/2024). (Foto: Istimewa).

SUARA INDONESIA, BANYUWANGI - Peran seniman hingga budayawan cukup signifikan dalam mendukung pengembangan pariwisata di Banyuwangi, Jawa Timur.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemkab Banyuwangi memberikan tali asih kepada mereka. Termasuk kepada pelaku jasa wisata di Banyuwangi.

Total ada seratus orang yang mendapat bantuan. Penyerahan langsung diberikan oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani di Pelinggihan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Selasa (26/3/2024).

Menurut Ipuk, pemberian tali asih itu hanya bagian kecil dari komitmen pemkab untuk mendukung pengembangan dunia seni dan budaya.

"Ini komitmen pemkab dengan pelaku seni dan budaya agar juga bisa sama-sama menikmati hasil dari pertumbuhan pembangunan, khususnya pariwisata, seni, dan budaya," ujarnya.

Kesenian dan kebudayaan di Banyuwangi, tambah Ipuk, hanya bisa bertahan dengan kerja keras para pelakunya. Seniman dan budayawan juga punya andil dalam nguri-uri tradisi Banyuwangi.

"Karena berkat seniman dan budayawanlah anak-anak masih bisa berpartisipasi dalam pengembangan seni dan budaya di Banyuwangi," sambungnya.

Kepada para seniman dan wisatawan senior, Ipuk menitipkan soal pentingnya regenerasi. Tujuannya agar kebudayaan lokal tak tergerus dengan kebudayaan luar yang masuk ke Banyuwangi.

Masifnya investasi dan pariwisata di Banyuwangi menjadi sarana yang ampuh untuk keluar-masuknya kebudayaan.

"Maka kalau seniman dan budayawan tidak mengantisipasi hal itu, kita akan tergerus dengan budaya yang dibawa oleh orang luar, baik luar Banyuwangi maupun luar negara," ucapnya.

Plt Kepala Disparbud Banyuwangi Taufik Rohman menjelaskan, tali asih yang diberikan ke seniman, budayawan, dan pelaku jasa wisata sebanyak Rp 500 ribu per masing-masing orang.

Setiap tahun, kata dia, pemkab selalu menyalurkan tali asih saat momen Ramadan. Tali asih itu merupakan bentuk apresiasi pemkab terhadap kerja keras para seniman-budayawan dalam mengembangkan tradisi di Banyuwangi.

"Kekayaan kesenian dan kebudayaan yang kita miliki inilah yang bisa membuat wisata di Banyuwangi berkembang seperti sekarang," katanya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Muhammad Nurul Yaqin
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV