SUARA INDONESIA, SUMENEP - Upaya memperluas keterlibatan putra daerah dalam industri hulu migas kembali ditegaskan Petronas Indonesia melalui gelaran Stakeholder Engagement & Local Talent Onboarding Ceremony, yang menjadi ajang konsolidasi sekaligus pengukuhan komitmen bersama antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat.
Momentum tersebut, juga menandai semakin besarnya ruang yang diberikan industri energi bagi talenta lokal untuk tumbuh di sektor strategis.
Acara itu, dihadiri beragam pemangku kepentingan, mulai dari SKK Migas, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, perwakilan Pemerintah Kabupaten Sampang dan Gresik, hingga unsur Forkopimda.
Kehadiran berbagai elemen tersebut, memperkuat pesan bahwa pengelolaan hulu migas menuntut sinergi berkelanjutan agar operasi tetap aman, efisien, dan memberi dampak bagi masyarakat sekitar.
Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Anggono Mahendrawan, menyampaikan penghargaan atas konsistensi Petronas dalam memberdayakan wilayah sekitar operasi. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa kolaborasi menjadi fondasi utama perjalanan industri migas.
“Hubungan yang solid antara kontraktor, pemerintah daerah, dan masyarakat adalah kunci keberhasilan. Kami menghargai langkah-langkah seperti ini, dan berharap Petronas terus memegang peran penting dalam memperkuat industri hulu migas sekaligus membawa manfaat nyata bagi kawasan operasional,” ujar Anggono, Jumat (28/11/2025).
Dari internal perusahaan, Vice President SCM & Business Support Petronas Indonesia, Windhy Biotrie Juwita, menyoroti capaian kolaborasi sepanjang tahun ini. Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pemangku kepentingan.
“Selama 2025, kerja sama antara kami dan para mitra berjalan sangat positif. Kami optimistis memasuki 2026 dengan sinergi yang semakin kokoh, agar tujuan menghadirkan energi berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat dicapai bersama,” tuturnya.
Diketahui, salah satu agenda penting dalam kegiatan tersebut adalah pemberian apresiasi kepada tujuh putra daerah asal Sampang yang telah resmi bergabung dengan Petronas Indonesia setelah menuntaskan pelatihan intensif di PPSDM Migas Cepu.
Kehadiran mereka dianggap representasi nyata dari komitmen perusahaan dalam membuka akses dan peluang karier bagi generasi muda lokal.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Sampang Ahmad Mahfudz turut memberikan apresiasi. Ia menekankan bahwa langkah Petronas mempercayakan posisi strategis kepada talenta lokal menunjukkan bahwa investasi energi tidak sekadar soal industri, tetapi juga pemberdayaan manusia.
“Partisipasi putra daerah di sektor penting seperti migas membuktikan bahwa investasi yang hadir memang memberi ruang bagi masyarakat untuk berkembang dan memperoleh kesempatan yang lebih luas,” katanya.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sesi ramah tamah yang mempererat komunikasi antara pemangku kepentingan dan jajaran manajemen Petronas Indonesia. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Wildan Mukhlishah Sy |
| Editor | : Mahrus Sholih |
Komentar & Reaksi