SUARA INDONESIA BANJARNEGARA – Kisah inspiratif datang dari Saidin, pengusaha asal Desa Kaliwungu, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, yang sukses membangun berbagai usaha meski hanya mengenyam pendidikan hingga sekolah dasar (SD).
Owner Udin Meriah Group tersebut kini mengelola sejumlah bidang usaha di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Mulai dari toko alat pertanian dan pertukangan, toko pakaian, hingga bengkel las pembuatan pintu folding.
Pria kelahiran 1976 yang telah dikaruniai tiga orang anak itu mengaku mulai bekerja sejak tahun 1991 setelah tidak mampu melanjutkan sekolah karena keterbatasan ekonomi keluarga. Setelah tamat SD, ia memilih merantau ke Jakarta untuk bekerja dan mencari pengalaman hidup.
“Karena orang tua tidak mampu menyekolahkan, akhirnya saya merantau dan bekerja. Dari situ saya belajar langsung di lapangan,” ujarnya, kepada Suara Indonesia, Rabu (13/5/2026).
Berbekal pengalaman kerja dan ketekunan, Saidin perlahan membangun usahanya sendiri hingga berkembang besar seperti sekarang. Unit usaha yang dimilikinya bahkan telah memiliki sistem manajemen dengan pimpinan dan manajer di masing-masing bidang.
Meski hanya tamatan SD, Saidin tidak ragu mempekerjakan tenaga profesional dan lulusan perguruan tinggi untuk membantu mengembangkan usahanya.
“Ada yang sarjana hukum, sarjana agama dan lainnya. Saya sadar ilmu saya kurang, jadi saya cari orang-orang yang punya kemampuan dan jujur,” katanya.
Menurutnya, pengalaman hidup menjadi modal utama dalam menjalankan usaha. Ia pun mengaku tidak minder meski memimpin banyak pekerja dengan latar pendidikan lebih tinggi.
“Saya memang dari bawah dan mengalami langsung kerja lapangan. Jadi saya yakin dengan pengalaman yang saya punya,” tambahnya.
Saat ini, seluruh unit usaha milik Udin Meriah Group mempekerjakan sekitar 200 karyawan, mulai dari tenaga produksi, teknisi hingga petugas keamanan.
Saidin kini juga tengah menggarap proyek pembuatan 10 ribu pintu folding untuk gedung Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih. Proyek tersebut sudah dimulai sejak sebelum Lebaran dengan target penyelesaian pada Agustus mendatang.
Dalam sehari, bersama ratusan karyawannya, Saidin mampu memproduksi sekitar 80 hingga 100 unit pintu folding yang nantinya didistribusikan ke berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Jawa Tengah, Papua, Nusa Tenggara Timur hingga Kalimantan. Bahkan, sejumlah proyek pintu folding di Kabupaten Banjarnegara juga turut dikerjakan oleh usahanya. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Iwan Setiawan |
| Editor | : Alfiana Putri |
Komentar & Reaksi