SUARA INDONESIA, BONE - Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin tengah memperjuangkan hibah mobil pemadam kebakaran (Damkar) di Kabupaten Bone, Sulsel.
Akmal berjuang dengan melakukan koordinasi dan konsultasi terkait usulan bantuan tersebut di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta, Senin (8/6/2026).
Kemendagri pun menyambut baik dan mengapresiasi kedatangan Wabup Bone dan jajaran. Mereka diterima langsung oleh Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal ZA, bersama Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran, Edy Suhermanto, serta Kasubag Damkar, Ringga Damara.
Dalam kunjungannya ke Kemendagri, Wabup Bone didampingi Plt Kepala Dinas Damkar Kabupaten Bone, A Supriadi, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Bone, Muh Zuhdi, serta Kabid Pengawasan dan Pencegahan Damkar Bone, Akbar.
Akmal mengapresiasi Kemendagri yang telah merespons positif usulan bantuan untuk Damkar di Bone.
Menurut Akmal, kebutuhan armada Damkar di Kabupaten Bone, sangat mendesak mengingat kendaraan Damkar sudah berusia tua dan mengalami kerusakan.
Dengan kondisi tersebut, Kabupaten Bone sangat tidak sebanding dengan wilayah pelayanan di 27 kecamatan. Terlebih, saat ini hanya didukung tujuh unit kendaraan pemadam kebakaran yang masih aktif beroperasi.
“Dengan luas wilayah Kabupaten Bone yang mencakup 27 kecamatan, kebutuhan armada pemadam kebakaran menjadi sangat mendesak. Saat ini hanya terdapat tujuh unit kendaraan yang aktif untuk melayani seluruh wilayah," ujar Wabup.
Sementara Kabupaten Bone cukup sering mengalami peristiwa kebakaran dan didukung sekitar 300 personel Damkar yang siap bertugas.
Menurutnya, keterbatasan armada menjadi tantangan tersendiri dalam memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat, terutama saat terjadi kebakaran maupun kondisi darurat lainnya. Karena itu, bantuan dari pemerintah pusat dinilai sangat penting untuk meningkatkan kapasitas pelayanan.
“Di tengah kondisi anggaran daerah yang terbatas, kami tetap berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik," tegas Akmal.
"Bantuan hibah kendaraan pemadam kebakaran akan sangat membantu memperkuat kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap kejadian kebakaran maupun bencana lainnya," tambahnya.
Akmal mengungkapkan, Kemendagri mendukung mendorong penguatan program Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar), khususnya di Kabupaten Bone, jumlah tercatat sekitar 700 anggota.
Terkait usulan bantuan armada, Kabupaten Bone akan diikutsertakan dalam program bantuan kendaraan pemadam kebakaran yang berasal dari hibah Pemerintah Jepang dan Korea Selatan.
Bantuan kendaraan baru ini nantinya melalui pengadaan pemerintah pusat direncanakan pada tahun anggaran mendatang.
Selain armada, Kemendagri diketahui juga akan memberikan bantuan alat pelindung diri (APD) untuk Redkar berupa fire jacket untuk mendukung keselamatan personel Damkar Kabupaten Bone saat bertugas di lapangan. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Abustian |
| Editor | : Alfiana Putri |
Komentar & Reaksi