SUARA INDONESIA

UTBK Unair 2026 Dibuka, 843 Peserta Hadir di Sesi Awal Capai 95,8 Persen

Jefri Hadi - 21 April 2026 | 12:04 - Dibaca 140 kali
Pendidikan UTBK Unair 2026 Dibuka, 843 Peserta Hadir di Sesi Awal Capai 95,8 Persen
Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2026 di Unair Surabaya. (Foto: Humas Unair untuk Suaraindonesia.co.id)

SUARA INDONESIA, SURABAYA - Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2026 di Universitas Airlangga (Unair) resmi dibuka dengan capaian kehadiran tinggi pada sesi perdana, Selasa (21/4/2026).

Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni Unair sekaligus Ketua Pusat UTBK SNBT Unair, Mochammad Amin Alamsjah, menyampaikan bahwa pelaksanaan hari pertama berlangsung lancar sesuai rencana.

“Alhamdulillah, sesi pertama berjalan lancar. Peserta hadir tepat waktu dan ujian dimulai sesuai jadwal,” ujar Amin sapaan akrabnya.

Amin menjelaskan dari 880 peserta yang terdaftar, sebanyak 843 peserta hadir atau setara 95,8 persen, menandai antusiasme kuat peserta sejak hari pertama pelaksanaan, Selasa, 21 April 2026 hari ini.

Sejak pagi, peserta telah memadati lokasi ujian di Kampus B dan Kampus C Unair. Tepat pukul 07.00 WIB, peserta mulai login dan mengikuti sesi latihan, sebelum ujian dimulai pukul 07.15 WIB tanpa kendala berarti.

Jalannya ujian berlangsung tertib dan tepat waktu menjadi indikator kesiapan panitia maupun peserta dalam menghadapi seleksi nasional ini. UTBK SNBT 2026 di Unair dijadwalkan berlangsung selama 10 hari, mulai 21 hingga 30 April 2026, dengan total 19 sesi ujian.

"Pelaksanaan dipusatkan di dua kawasan kampus, yakni Kampus B dan Kampus C, yang tersebar di 10 gedung dengan total 22 ruang Computer Based Test (CBT)," paparnya.

Diketahui, dalam keterangan disampaikan kepesertaan yang hadir mengikuti ujian ditempatkan terbagi mulai di Kampus B, ujian dilaksanakan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Hukum, Fakultas Psikologi, FISIP, serta Fakultas Vokasi Gedung A dan C dengan total 13 ruang CBT.

Sementara di Kampus C, ujian berlangsung di PPMB, Gedung Nano, Gedung Nani, dan Fakultas Kesehatan Masyarakat dengan total 9 ruang CBT.

Unair menyediakan 880 unit komputer di setiap sesi, dengan total daya tampung mencapai 17.600 peserta. Dari jumlah tersebut, sebanyak 16.672 peserta tercatat mengikuti UTBK di Unair atau sekitar 94,7 persen dari total kapasitas.

"Peserta UTBK di Unair berasal dari 38 provinsi di Indonesia serta klaster luar negeri, mencakup 272 kabupaten/kota," urainya.

Disebutkannya, mayoritas peserta, yakni 97,5 persen, berasal dari Jawa Timur. Dari sisi komposisi gender, peserta perempuan mendominasi dengan jumlah 9.541 orang, sedangkan peserta laki-laki sebanyak 7.131 orang.

Selai itu, Unair juga memberikan perhatian khusus kepada peserta berkebutuhan khusus, yang terdiri dari 18 peserta tuli dan 4 peserta tunadaksa. Mereka dijadwalkan mengikuti ujian pada sesi kedua dengan dukungan fasilitas yang telah disesuaikan.

“Peserta berkebutuhan khusus kami tempatkan dengan fasilitas yang sesuai agar tetap bisa mengikuti ujian dengan nyaman,” kata Amin.

Untuk menunjang kenyamanan dan kesiapan peserta, sebutnya panitia menyediakan berbagai fasilitas, seperti sarapan pagi berupa teh hangat dan roti, layanan tenaga kesehatan dan ambulans, serta ruang transit di seluruh lokasi ujian.

Menurutnya, langkah ini diambil untuk menjaga kondisi fisik dan mental peserta selama mengikuti ujian. Selain itu, panitia juga menegaskan pentingnya disiplin dalam pelaksanaan ujian, termasuk ketepatan waktu dan kepatuhan terhadap tata tertib yang berlaku.

Peserta yang tidak hadir sesuai jadwal dipastikan tidak dapat mengikuti ujian di hari lain. “Jika tidak hadir sesuai jadwal, maka tidak bisa mengikuti ujian di hari berikutnya,” tegas Amin.

Pada pelaksanaan UTBK tahun ini, terdapat perubahan teknis dibandingkan tahun sebelumnya. Ia menegaskan peserta hanya diminta memilih lokasi kota ujian tanpa dapat menentukan tempat ujian secara spesifik. 

Kebijakan ini, sahutnya, diterapkan untuk meningkatkan efisiensi distribusi peserta di berbagai pusat UTBK.

Unair pun mengimbau pada seluruh peserta untuk mempersiapkan diri secara optimal, mulai dari memastikan lokasi ujian, menjaga kesehatan, hingga memperhatikan asupan sebelum ujian, khususnya bagi peserta sesi pagi.

“Kami berharap peserta sudah mengetahui lokasi ujiannya, mempersiapkan mental, dan tidak lupa sarapan, karena itu sangat memengaruhi performa saat ujian,” tuturnya.

Dengan capaian kehadiran tinggi di hari pertama dan pelaksanaan yang berjalan tertib. "Unair optimistis seluruh rangkaian UTBK SNBT 2026 dapat berlangsung lancar hingga akhir, sekaligus mencerminkan tingginya semangat peserta dalam mengakses pendidikan tinggi," tutupnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Jefri Hadi
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV