SUARA INDONESIA

Vaksin Habis, Dinkes Bondowoso Hanya Layani Vaksinasi Dosis Kedua

Bahrullah - 05 July 2021 | 17:07
Peristiwa Daerah Vaksin Habis, Dinkes Bondowoso Hanya Layani Vaksinasi Dosis Kedua

BONDOWOSO - Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso merencanakan untuk sepekan kedepan hanya akan melaksanakan vaksinasi dosis kedua.

Alasannya, vaksin yang hendaknya diberikan kepada masyarakat telah habis.

"Bukan hanya di rumah sakit. Di tempat kita pun hanya menyisakan untuk vaksin dosis kedua," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso M. Imron, Senin (5/7/2021).

Ia menuturkan untuk dosis pertama ini masih menunggu dropping yang  diperkirakan datang sepekan lagi.

Jumlahnya, biasanya sekitar 1.000 fial untuk sekitar 10 ribuan orang.

"Beberapa hari ke depan tak ada vaksin dosis pertama. Kita meneruskan vaksin dosis kedua," ujarnya.

Sementara itu berdasarkan data dari Dinas Kesehatan tercatat per tanggal 3 Juli 2021 semua tenaga kesehatan berjumlah 3.130 telah divaksin. Kemudian untuk pelayan publik, dari target 34.723 tah divaksin dosis pertama sebanyak 29.941, dan vaksin dosis kedua 19.006 orang.

Selanjutnya, untuk masyarakat lansia yang ditargetkan 68.127 orang, baru divaksin dosis pertama 7.563, dan vaksin dosis kedua 2.297.

Untuk masyarakat dengan target 12.435 baru divaksin dosis pertama sebanyak puluhan orang saja.

Di lain sisi, kata pria yang juga Kepala Dinas Kesehatan itu, selama PPKM darurat ini di Bondowoso ditargetkan rapid test harian harus 1.677.

Namun demikian, Satgas baru bisa melakukan per Senin (5/7/2021). Lantaran, hingga saat ini kebutuhan logistik dan masih banyak tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif.

"Sehingga kita menyesuaikan dengan kondisi teman-teman. Ya target kita walaupun tidak 1.677 ya mungkin bisa 60-70 persen bisa kita lakukan," ungkapnya.

Adapun, ketersedian rapid antigen masih tersisa sekitar 8 ribuan.

"Nanti kita akan pengadaan lagi. InsyaAllah juga akan dapat bantuan juga dari pemerintah pusat sebanyak 10 ribu, cuma belum tahu kapan datangnya," tutupnya.

Pewarta : Bahrullah
Editor : Nanang Habibi

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya