SUARA INDONESIA

Bupati Madiun Saksikan Winarni GTT Mendapatkan Penghargaan Dari Gubenur Jatim Di Hari Kartini 2022

Prabasantosa - 21 April 2022 | 21:04
Peristiwa Daerah Bupati Madiun Saksikan Winarni GTT Mendapatkan Penghargaan Dari Gubenur Jatim Di Hari Kartini 2022

MADIUN- Dalam rangka puncak Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April 2022, Bupati Madiun Ahmad Dawami Ragil Saputro besama ketua TP PKK Nyoyah Penta Lianawati menghadiri undangan dari Gubenur Jawa Timur Khofifah Indar parawansa.

Acara yang digelar di Gedung Negara Grahadi Jalan Gubenur Suryo 7 Surabaya Jatim tersebut, terkait pemberian penghargaan kepada perempuan berjasa dan berprestasi di Kabupaten Madiun.

Winarni (38) warga Desa Rejosari Kecamatan Sawahan Kabupaten Madiun merupakan seorang Guru Tidak Tetap (GTT) semenjak 2009 di SDN 03 Kare Kecamatan Kare Kabupaten Madiun, yang terpilih sebagai perempuan berjasa dan berprestasi di Hari Kartini 2022.

Bupati Madiun mengatakan, Dasar terpilihnya Winarni sebagai perempuan berjasa dan berprestasi karena memberikan bimbingan belajar kepada jenjang SD di desanya tanpa memungut biaya (gratis).

"Kegiatan memberikan bimbingan belajar di desanya dia lakukan selepas pulang dia dari mengajar. Yang mana tempuh tempatnya mengajar dengan alamat rumahnya kurang lebih 80 Km pulang pergi," katanya.

Sebagai bentuk apresiasi Bupati Madiun di dampingi Ibu Bupati Penta Lianawati, langsung menyaksikan penyerahan penghargaan kepada Winarni, oleh Gubenur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Madiun Nyonya Penta Lianawati mengatakan, sangat  mengapresiasi kepada Winarni yang telah mendapat penghargaan sebagai perempuan berjasa dan berprestasi.

"Penta Lianawati Berharap, apa yang dilakukan Winarni bisa dapat menginspirasi kepada yang lainya, khususnya buat perempuan di Kabupaten Madiun," ungkapnya.

Winarni mengungkapkan, dirinya sangat senang sekali mendapatkan penghargaan di Hari Kartini.

"Saya melakukan semua ini berdasarkan pengabdian, supaya dapat mencerdaskan anak - anak khusunya di Kabupaten Madiun," ungkapnya.

Terkait jumlah anak yang belajar ditempanya sedikit berkurang, dikarenakan bulan ramadhan banyak yang sholat taraweh.

"Silahkan, siapa saja yang ingin belajar datanglah ke rumah dan tidak dipungut biaya," pungkasnya. (ADV/ Ery Pramudya/Wil).

Pewarta : Prabasantosa
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya