SUARA INDONESIA, PROBOLINGGO - Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo melalui Tim T2P2KS Satgas Kemiskinan SAE Social Care bergerak cepat menangani seorang ODGJ yang dilaporkan mengamuk di Desa Tegalwatu, Kecamatan Tiris.
Klien berinisial Muhammad Khoirudin (27), asal Desa Banyuanyar Lor, Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo, langsung dirujuk untuk menjalani rehabilitasi medis ke RSJ Menur Surabaya, pada Jumat (21/11/2025).
Kepala Dinsos Kabupaten Probolinggo, Rachmad Hidayanto, melalui Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial, Samsul Hadi, menjelaskan bahwa proses penanganan dilakukan secara terkoordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, TKSK, dan PSM.
“Rujukan ini dilakukan untuk menjaga keamanan keluarga dan masyarakat yang terdampak perilaku agresif klien,” ujarnya.
Hasil asesmen cepat Tim T2P2KS menunjukkan klien mengalami depresi akibat tekanan ekonomi keluarga dan kerap melakukan tindakan merusak serta menunjukkan perilaku berisiko.
Kondisi tersebut menuntut penanganan medis lanjutan di fasilitas kesehatan jiwa.
Samsul menegaskan, penanganan kasus ODGJ membutuhkan kolaborasi lintas sektor. “Ini bukan hanya soal kesehatan mental, tetapi juga dampak sosial di lingkungan. Karena itu seluruh unsur, mulai dari desa, kecamatan hingga pekerja sosial, kami libatkan secara penuh,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi respons cepat para pemangku kepentingan yang turut membantu proses penanganan di lapangan. “Respons terpadu seperti ini penting untuk memastikan keamanan sosial serta pemulihan klien secara berkelanjutan,” tambahnya.
Dinsos berharap keluarga terus memberikan dukungan emosional selama proses rehabilitasi berlangsung. “Semoga klien dapat kembali stabil dan berfungsi sosial setelah menjalani perawatan profesional,” tutup Samsul. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Saifullah |
| Editor | : Mahrus Sholih |
Komentar & Reaksi