SUARA INDONESIA

Bupati Trenggalek Tekankan Peran Strategis Perempuan dalam TGX Women Summit 2026

Wahyu Asmoro - 18 April 2026 | 18:04 - Dibaca 249 kali
Advertorial Bupati Trenggalek Tekankan Peran Strategis Perempuan dalam TGX Women Summit 2026
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, saat menyampaikan peran strategis perempuan. (Foto: Istimewa)

SUARA INDONESIA, TRENGGALEK - Kegiatan TGX Women Summit 2026 sukses digelar dalam rangka memperingati Hari Kartini dengan mengusung tema “Perempuan Berdaya, Indonesia Mulia”. 

Acara ini menjadi momentum perayaan dedikasi dan inspirasi perempuan dalam berbagai bidang.

Kegiatan tersebut dihadiri Anggota DPR RI Komisi VII Dapil Jawa Timur VII, Novita Hardini, serta Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin.

Dalam acaranya, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengajak peserta untuk memaknai kehidupan dari sudut pandang yang lebih positif, termasuk dalam melihat peran perempuan.

“Kita ini hidup di dunia hanya bagian kecil dari perjalanan sebelum kembali ke tempat yang sebenarnya,” ujarnya.

Ia kemudian menganalogikan kehidupan seperti perjalanan mendaki gunung, yang penuh tantangan dan membutuhkan kekuatan mental untuk mencapai tujuan.

“Kalau kita takut dan menyerah di tengah jalan, kita tidak akan pernah sampai di puncak dan tidak akan tahu keindahannya,” katanya.

Menurut Arifin, perempuan memiliki keistimewaan yang diberikan Tuhan, bukan sebagai beban, melainkan bentuk kepercayaan besar dalam menjaga keberlangsungan generasi.

“Kenapa Tuhan memberikan keistimewaan itu kepada perempuan? Karena Tuhan lebih percaya perempuan untuk menjaga generasi,” jelasnya.

Ia juga mengajak peserta untuk melihat peran perempuan dengan rasa syukur dan perspektif positif, bukan sebagai bentuk ketidakadilan.

“Kalau kita lihat sebagai ciptaan Tuhan, perempuan itu justru lebih lengkap. Ibarat produk dengan fitur lebih banyak, tentu lebih canggih dan lebih berharga,” ungkapnya.

Arifin menegaskan bahwa peran ibu sangat vital dalam kehidupan, bahkan sulit digantikan oleh peran lain.

“Banyak ibu yang bisa memerankan peran sebagai bapak, tapi hampir tidak mungkin bapak bisa memerankan peran ibu,” tegasnya.

Di akhir Perayaannya, ia mendorong para perempuan untuk terus berdaya dan menjadi cahaya di lingkungan masing-masing.

“Panjenengan semua adalah Kartini-Kartini masa kini yang akan membawa perjalanan ini menuju tujuan yang lebih baik,” tutupnya. (ADV)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Wahyu Asmoro
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV