SUARA INDONESIA

Diduga Sakit Hati, Pria Asal Waris Keerom Aniaya Tetangganya Hingga Tewas

Mustakim Ali - 12 September 2022 | 18:09
Kriminal Diduga Sakit Hati, Pria Asal Waris Keerom Aniaya Tetangganya Hingga Tewas

KEEROM - Seorang pria berinisial SL (33) nekat menganiaya tetangganya LM hingga meninggal duni. Peristiwa kejam ini terjadi di dusun Kalilapar II, Kampung Kalimo, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Senin (12/09/2022).

Korban berinisial LM (34) meninggal dunia setelah mengalami luka parah pada betis sebelah kanan, luka pada tangan sebelah kiri dan luka pada kening sebelah kiri dengan menggunakan Parang.

Kornologis sikat menurut Kapolres Keerom AKBP Christian Aer melalui Kapolsek Waris, Iptu Yatin menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bermula saat korban melakukan keributan di rumah saksi Paulus Swo, tiba - tiba datang pelaku SL dengan membawa parang sabel kemudian langsung melakukan penganiayaan terhadap korban LM.

"Pelaku menghampiri korban dan langsung melakukan penganiayaan terhadap korban menggunakan parang sabel sebanyak 2 kali pada betis sebelah kanan, pada tangan sebelah kiri dan pada Kening sebelah kiri," ucap Iptu Yatin.

Iptu Yatin menambahkan, dari hasil pemeriksaan, pelaku nekat menganiaya korban hingga tewas lantaran sakit hati dengan tindakan dan perlakuan korban yang sering mengganggu terduga pelaku selama hidup bertetangga di Dusun Kalilapar II.

"Korban ditemukan Masyarakat yang sedang melintas dalam kondisi sudah meninggal dunia selanjutnya mengantar korban ke kediamannya ," ujar Iptu Yatin.

Untuk pelaku saat ini sudah melarikan diri, dan pihak Polres Keerom dan jajaran sedang melakukan pencarian.

Sementara untuk korban, polres keerom sudah mengambil langkah - langkah hukum seperti Visum et repertum terhadap korban dan olah TKP sementara untuk proses penyidikan pihak kepolisian.

"Kami meminta kerja samanya, jika keluarga korban tiba di rumah duka agar dapat ditenangkan dan dijelaskan secara baik - baik supaya tidak terjadi hal-hal yanglain," tutupnya.

Pewarta : Mustakim Ali
Editor : Mustaqim Ali

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV