SUARA INDONESIA

Promotor Grab di Jember Beri Uang 200 ribu Pada Customer dan Minta Hapus Aplikasi Gojek

Ambang Hari Laksono - 11 September 2023 | 12:09 - Dibaca 27.11k kali
News Promotor Grab di Jember Beri Uang 200 ribu Pada Customer dan Minta Hapus Aplikasi Gojek
Ilustrasi Ojek Online Grab vs Gojek. (Istimewa)

JEMBER, Suaraindonesia.co.id - Usai beberapa waktu lalu viral terkait dugaan kasus penukaran atribut dengan aplikator lain, kini Grab Jember kembali menimbulkan kontroversi yang menyangkut persaingan dengan aplikator Gojek.

Grab diduga kembali melakukan persaingan dengan cara kurang baik terhadap aplikator Gojek di Kabupaten Jember dengan cara membayar customer untuk menghapus aplikasi Gojek di ponselnya.

Dugaan tersebut mencuat, setelah beberapa komunitas driver Gojek di Jember merasa resah terhadap promotor Grab yang diduga melakukan aksi tidak terpuji tersebut.

RK, salah satu petinggi komunitas driver Gojek di Jember mengaku, dirinya mendapat laporan dari rekan-rekannya terkait tindakan yang dilakukan oleh promotor Grab tersebut.

“Beberapa hari lalu usai kasus penukaran atribut viral, beberapa rekan Gojek melapor kalau promotor Grab di Jember ini memberi uang sebesar 200 ribu rupiah kepada customer Gojek dan meminta mereka untuk menghapus aplikasi Gojek dari hpnya,” ujarnya saat dikonfirmasi tim Suara Indonesia, Minggu (10/9/2023).

Ia menuturkan, pihak Grab Jember diduga kuat melakukan tindakan yang tidak terpuji terhadap aplikator lain demi menjalankan persaingan yang tidak sehat.

“Kita disini tentu merasa dirugikan, memang itu tergantung pada customer, tapi dengan persaingan yang seperti ini tentu tidak sehat. Harusnya kita bisa berjalan bersama-sama dengan persaingan yang sehat,” keluhnya.

Diketahui sebelumnya, pihak Grab Jember menyasar para driver Maxim dan meminta atribut maximnya untuk ditukarkan dengan akun Grab.

“Tindakan yang dilakukan kepada para driver Maxim itu sudah tidak etis, ditambah lagi tindakan yang dilakukan ke customer Gojek, ini harus segera ditindak,” jelas RK.

Sementara itu, saat tim Suara Indonesia mencoba mengkonfirmasi pihak Grab Jember, pimpinan mereka yang diketahui bernama Ayun enggan memberikan tanggapan apapun.

Hingga berita ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi dari Grab Jember terkait permasalahan tersebut. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Ambang Hari Laksono
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV