SUARA INDONESIA, MADIUN - Hari terakhir Turnamen Menembak Wali Kota Cup 2025 dipadati ratusan atlet dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka memadati Stadion Wilis, Minggu sore (20/07/2025), untuk mengikuti berbagai nomor pertandingan yang diperlombakan.
Para atlet yang berasal dari kota-kota seperti Solo, Jepara, Malang, Bandung, Bojonegoro, Blitar, Surabaya, Ponorogo, Ngawi, dan Madiun sendiri tampil impresif dan berhasil menjuarai berbagai kelas.
Sejumlah nama keluar sebagai pemenang dalam berbagai kategori. Pada kelas International Metallic Silhouette Shooting Union (IMSSU), juara pertama diraih Hanin Azzahra dari Iwa Timur, diikuti Chra Karin dari Jawa Timur sebagai juara kedua, dan Syafa Auia Safura dari Malang di posisi ketiga.
Sementara itu, di nomor Benchrest 25 meter Light Rifle (LR), En Liong dari Jawa Tengah meraih juara pertama, disusul Cece Hamzah Taufiq dan Dedi Kasubir, keduanya dari Jawa Barat.
Pada nomor Benchrest 25 meter Heavy Rifle (HR) kategori senior, juara pertama diraih Hicholas Frenlie Gunawan dari Jawa Tengah, posisi kedua ditempati En Liong dari Jawa Barat, dan juara ketiga Patno Supriyadi dari Jepara, Jawa Tengah.
Untuk kategori junior, Ufaira Dzatryya Sathi dari Jawa Timur berhasil menjadi juara pertama, disusul Ruben Husbiantoro dari Semarang di posisi kedua, dan Laubelva Winaberil dari Jawa Timur di posisi ketiga.
Pada kelas Benchrest 25 meter Open, Angky Oktanta dari Ngawi berhasil meraih juara pertama, mengungguli Primo Asis Espinosa dan En Liong dari Jawa Tengah.
Di kategori Benchrest Extreme (60 m, 80 m, 110 m Open), atlet asal Blitar, Sutton Arif, tampil sebagai juara pertama, diikuti Samsul Huda dari kota yang sama, dan Ghufran Kenzie Zyn dari Ponorogo sebagai juara ketiga.
Dalam pertandingan Senapan Pompa (Unit) 3 Posisi 27 meter Optirt, M. Saiful Falan dari Kembang Sari menjadi yang terbaik, disusul Imam Jarry dari Jawa Tengah dan Moh. Anhary Efendiy dari Bojonegoro.
Di nomor Senapan Pompa (Unsirt) 17 meter Open, Serda Marinir Mon. Liham Cahyadi Ibdina dari Marinir S.C keluar sebagai juara pertama, disusul Citra Sarin dari Madiun dan Dela dari Surabaya.
Sedangkan pada nomor Senapan Multi Range 18–41 meter Open, atlet asal Madiun, Hanin Azzahra, kembali menunjukkan dominasinya dengan meraih juara pertama, disusul rekan senegaranya Citra Qarin dan Ahmad Faid Haidar dari Surabaya.
Ketua Perbakin Kota Madiun, Kolonel Tek Sunu Eko Prastyo mengatakan, kejuaraan ini diharapkan dapat menjadi batu loncatan bagi para atlet untuk tampil di level nasional bahkan internasional.
"Kami dari Perbakin Madiun telah membina sejumlah klub menembak, termasuk Snails Shooting Club. Beberapa atlet muda sudah menunjukkan prestasi di nomor Benchrest maupun Multi Range. Harapannya, mereka bisa naik kelas dan bersaing di kejuaraan yang lebih tinggi," ujarnya kepada awak media.
Sunu juga mengucapkan selamat kepada para pemenang serta mengapresiasi kerja keras semua pihak yang telah berperan dalam suksesnya turnamen ini.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, sehingga acara ini bisa berjalan sukses. Semoga ini menjadi penyemangat bagi para atlet untuk terus berprestasi," tuturnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan, Perbakin Kota Madiun berkomitmen untuk terus mengenalkan dan memasyarakatkan olahraga menembak, khususnya senapan angin, agar makin diminati oleh generasi muda.
Turnamen secara resmi ditutup oleh Ketua Perbakin Madiun melalui penyerahan hadiah kepada para pemenang di atas panggung. (*)
Pewarta: Ery Pramudya
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Prabasonta/Erik P |
| Editor | : Mahrus Sholih |
Komentar & Reaksi