SUARA INDONESIA, SURABAYA – Jumlah penumpang kereta api di Surabaya, Jawa Timur mengalami peningkatan jelang libur panjang Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono mengungkapkan ada sebanyak 205.695 pelanggan menggunakan layanan kereta api selama periode libur 12–16 Juni 2026,
Dari jumlah tersebut, 104.524 pelanggan berangkat. Sedangkan 101.171 pelanggan datang melalui berbagai stasiun di wilayah Daop 8 Surabaya.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan liburannya kepada KAI," ujar Mahendro, Jumat (19/6/2026).
Ia menilai lonjakan tingginya angka pelanggan selama masa liburan menjadi indikator kuat bahwa kereta api menunjukkan tingkat kepercayaan pelanggan atas pengguna Kereta Api sebagai sarana transportasi yang mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat.
Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat menggunakan kereta api merupakan bukti nyata bahwa layanan kami semakin dipercaya sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, dan berkelanjutan.
"Kepercayaan ini menjadi energi bagi KAI untuk terus menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas di setiap lini operasional," kata Mahendro.
Tingginya jumlah penumpang tersebut mempertegas posisi kereta api sebagai moda transportasi pilihan masyarakat untuk bepergian secara aman, nyaman, dan tepat waktu.
"Lonjakan mobilitas selama libur keagamaan itu menunjukkan tingginya kebutuhan perjalanan masyarakat sekaligus meningkatnya kepercayaan publik terhadap layanan transportasi berbasis rel yang terus berkembang," jelasnya.
Data operasional KAI Daop 8 Surabaya menunjukkan tiga stasiun dengan volume pelanggan tertinggi selama periode libur Tahun Baru Islam. Stasiun Surabaya Pasarturi menjadi stasiun tersibuk dengan total 60.438 pelanggan, terdiri atas 31.346 pelanggan berangkat dan 29.092 pelanggan datang.
Posisi berikutnya ditempati Stasiun Surabaya Gubeng yang melayani 59.211 pelanggan, dengan rincian 30.647 pelanggan berangkat dan 28.564 pelanggan datang.
Sementara itu, Stasiun Malang mencatat total 37.126 pelanggan, terdiri atas 18.452 pelanggan berangkat dan 18.674 pelanggan datang.
Tingginya arus penumpang tersebut, menurut Mahendro, dapat dilayani dengan baik berkat kesiapan petugas di seluruh lini pelayanan.
"KAI memastikan seluruh aspek operasional berjalan optimal, mulai dari pelayanan pelanggan, pengaturan perjalanan kereta, hingga pengawasan keselamatan dan keamanan selama masa liburan," tutur Mahendro.
Ia menegaskan bahwa KAI terus berupaya meningkatkan kualitas layanan agar pengalaman pelanggan semakin baik dari waktu ke waktu.
Upaya tersebut dilakukan melalui kemudahan akses pemesanan tiket, peningkatan fasilitas di stasiun maupun di dalam kereta, serta menjaga ketepatan waktu perjalanan yang menjadi salah satu keunggulan transportasi kereta api.
"KAI berkomitmen pengalaman perjalanan nyaman, aman menggunka kereta api berkesan bagi setiap pelanggan. Mulai dari kemudahan pemesanan tiket, kenyamanan fasilitas di stasiun dan di dalam kereta, hingga ketepatan waktu perjalanan, seluruh aspek layanan terus kami tingkatkan demi layanan terbaik bagi pelanggan," ucap Mahendro.
Selain menjadi sarana transportasi yang andal selama masa liburan, sambungnya KAI juga terus mendorong penggunaan transportasi massal sebagai solusi mobilitas yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Ia menuturkan dengan jaringan perjalanan yang luas, tingkat keselamatan yang tinggi, serta berbagai inovasi layanan yang terus dikembangkan.
Karena itu, kata Mahendro penggunaan transportasi kereta api diharapkan semakin menjadi pilihan utama masyarakat untuk memenuhi kebutuhan perjalanan, baik untuk keperluan pekerjaan, pendidikan, maupun wisata.
"Capaian lebih dari 205 ribu pelanggan selama libur Tahun Baru Islam 1448 Hijriah menjadi gambaran animo meningkatnya minat masyarakat terhadap transportasi kereta api," paparnya.
Mahendro menambahkan KAI Daop 8 Surabaya menilai tren positif tersebut sekaligus menjadi tantangan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan di tengah pertumbuhan jumlah pengguna jasa.
Mendatang, pihaknya optimis bawa kinerja positif KAI Daop 8 Surabaya memastikan terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan transportasi yang mengutamakan keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu.
"Dukungan serta kepercayaan masyarakat akan menjadi modal penting bagi perusahaan untuk terus berinovasi dan menghadirkan layanan transportasi publik yang semakin modern, berkualitas, serta berorientasi pada kebutuhan pelanggan," tutup Mahendro. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Jefri Hadi |
| Editor | : Alfiana Putri |
Komentar & Reaksi