SUARA INDONESIA, BONE - Sebanyak 1.788 rumah tak layak huni (RTLH) di Kabupaten Bone Sulsel bakal tersentuh program bedah rumah Bantuan Stimultan Perumahan Swadaya (BSPS) Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Kemen PKP).
Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Bone, Andi Muhammad Iqbal Walinono mengatakan, sebanyak 1.155 RTLH yang tersebar di sejumlah kecamatan tengah proses realisasi bedah rumah.
"Alhamdulillah, ada 1.155 RTLH telah diverifikasi, on proses bedah rumah dan 633 on proses verifikasi," ujarnya, Jumat (18/6/2026).
Andi menyebut, dari 633 RTLH yang diproses verifikasi, 290 diantaranya telah diverifikasi secara berjenjang. Kata dia, setelah semua selesai diverifikasi, tidak menutup kemungkinan masih ada tahap berikutnya.
"Ini verifikasi secara berjenjang berjalan terus, cuma ini bukan kuota, kuotanya tak terbatas, bisa saja sampai di akhir 2026 ini mungkin lebih dari dua ribu, tapi itukan diverifikasi," ungkapnya.
"Artinya apa, semua masyarakat memungkinkan untuk diusulkan, yang memenuhi persyaratan, melalui kepala desa/perangkat desa. Ada verifikasi juga di wilayah desa," lanjut Andi.
Hal senada disampaikan Korkab BSPS Kabupaten Bone, Andi Anti. Ia mengatakan, ribuan RTLH yang telah diverifikasi secara berjenjang dan dalam tahap pelaksanaan pekerjaan atau proses bedah rumah.
"Untuk yang tahap verifikasi (633 RTLH), sementara berjalan juga dan insya Allah terealisasi tahun anggaran 2026 ini," ujarnya.
Anti mengungkap akan ada verifikasi calon penerima BSPS di Desa Tea Musu. Di Desa ini terdapat rumah yang telah sejak tahun lalu diusulkan secara online namun tak kunjung realisasi.
Kendati demikian, Ia mengaku belum mengetahui data rumah yang akan diverifikasi. Ia belum memastikan data pengusulan yang akan diverifikasi di desa tersebut.
"Baru mau diverifikasi, sementara kami menunggu juga data," pungkas Anti. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Abustian |
| Editor | : Alfiana Putri |
Komentar & Reaksi