SUARA INDONESIA, BONE - Ruas jalan masuk bypass Sumpallabbu atau Jelloe Desa Timusu-Tea Musu Kecamatan Ulaweng Kabupaten Bone Sulsel akhirnya akan dipasangi rambu keselamatan jalan.
Respons rencana pemasangan rambu jalan ini usai kerab terjadi laka truk kontainer mundur di jalan tersebut dan mendapat sorotan dari masyarakat pengguna jalan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bone, Andi Syamsul Mursyad sebelumnya juga merespons cepat soal kerab terjadi laka truk mundur hingga terjungkal di tanjakan bypass tersebut.
Usai menerima informasi, Syamsul langsung melanjutkan informasi ke pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional Sulsel dan akhirnya direspons balik.
"Iya sudah (ada respons Balai) dan sudah dilakukan survey. Rencana bulan depan akan dipasangi rambu-rambu," ujarnya saat dikonfirmasi via pesan WhatsApp, Senin (22/6/2026).
Mantan Camat Patimpeng itu menyebutkan, untuk dalam waktu dekat tersebut, rambu jalan yang akan dipasang berupa larangan truk over muatan dan perhatian tanjakan curam.
Kata dia, ke depan pemasangan rambu membutuhkan perencanaan lebih lanjut dan penganggaran terkait rambu lainnya.
Rambu jalan yang akan dipasang juga terkait jenis kendaraan dan jumlah muatan yang dibolehkan dan dilarang melintas di jalan tersebut.
Rambu larangan ini dimaksudkan untuk kebaikan sesama pengguna jalan bypass. Bagi pengguna jalan yang nekat melanggar akan ada sanksi menanti.
"Rambu truk tertulis tonase yang diizinkan, terkait dengan pelanggaran tentu ada sanksi," tegas Syamsul.
Diberitakan sebelumnya, insiden Truk kontainer mundur hingga terjungkal dan melintang di jalan kerab terjadi di tanjakan ekstrem Bypass Sumpallabbu.
Insiden yang sudah tak terhitung jumlah ini diduga gegara tidak ada rambu jalan. Hal ini mendapat sorotan dari masyarakat pengguna jalan tersebut. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Abustian |
| Editor | : Alfiana Putri |
Komentar & Reaksi