SUARA INDONESIA

Anak-anak di Pemalang Isi Libur Sekolah Bermain dengan Alam Tanpa Gadget

Ragil Surono - 04 July 2026 | 10:07 - Dibaca 104 kali
Pendidikan Anak-anak di Pemalang Isi Libur Sekolah Bermain dengan Alam Tanpa Gadget
Sejumlah anak di kampung Mengoneng bergelantungan di pohon memanfaatkan sarana bermain alam tanpa Ketergantungan Gadget. (Foto: Istimewa)

SUARA INDONEIAPEMALANG - Tingginya angka ketergantungan gadget (handphone) pada anak-anak di era digital telah memicu kekhawatiran banyak orang tua.

Sebagai solusi, warga di Dusun Mengoneng, Desa Bojongbata, Kabupaten Pemalang, mengawasi pengalihan anak-anak dari layar digital melalui kegiatan luar ruangan yang seru dan menyatu dengan alam, seperti memanjat pohon dan bermain di sungai, Sabtu (4/7/2026).

Beberapa anak berkumpul di saluran air yang membelah Dusun dekat wilayah perkotaan Pemalang. Alih-alih menunduk menatap layar ponsel di dalam rumah, anak-anak ini tampak sibuk memanjat dahan pohon yang  tidak terlalu rindang dan meluncur riang ke sungai.

Kegiatan ini merupakan bentuk spontan anak-anak, dimana ditemukan wahana untuk sarana bermain mereka.

Bermain bersama di sungai ini juga mampu mengasah kemampuan bersosialisasi dan kerja sama tim antar anak-anak. 

Para orang tua pun menyambut positif kegiatan positif ini. Mereka mengaku anak-anak kini menjadi lebih aktif secara fisik, memiliki jam tidur yang lebih teratur, dan tingkat kecanduan mereka terhadap ponsel pintar mulai berkurang drastis.

Seperti yang diungkapkan Citra (30), warga setempat. Ia mengaku merasa prihatin melihat anak-anak yang mulai kecanduan bermain game online ataupun tiktok di handphone saat itu.

Untuk itu, ia berinisiatif mendampingi anaknya untuk mengeksplorasi alam melalui aktivitas fisik yang menantang sekaligus menyenangkan. 

"Permainan tradisional yang melibatkan alam seperti memanjat pohon ini bisa melatih motorik kasar, keseimbangan, serta keberanian anak," ujar Citra yang bekerja di Kementrian Kesehatan ini.

Meskipun terlihat sederhana dan tradisional, kegiatan ini dikemas dengan prinsip keamanan yang ketat dan tetap dalam pengawasan orang dewasa.

Selain mengurangi ketergantungan pada gawai, aktivitas ini secara tidak langsung menumbuhkan rasa cinta anak-anak terhadap lingkungan sejak dini. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Ragil Surono
Editor : Alfiana Putri

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV