SUARA INDONESIA, MALANG - Proses seleksi Pramuka Garuda Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Malang Tahun 2026 kini resmi memasuki babak baru.
Setelah sukses menyelenggarakan rangkaian seleksi pada 27–28 Juni 2026 di SMPN 3 Kepanjen, panitia bersama tim penilai saat ini tengah gencar melakukan tahap verifikasi dan penilaian akhir terhadap berkas serta hasil seleksi para peserta.
Proses verifikasi ini dilakukan secara cermat, objektif, dan transparan sesuai ketentuan yang berlaku. Hal tersebut guna memastikan bahwa setiap calon Pramuka Garuda mendapatkan penilaian yang adil dan akurat sebelum hasil akhir diumumkan secara resmi.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Malang, Amarta Faza, menegaskan bahwa predikat Pramuka Garuda bukan sekadar gelar biasa.
Penghargaan ini merupakan kasta tertinggi bagi anggota muda Gerakan Pramuka yang mencerminkan prestasi, karakter kuat, kedisiplinan tinggi, serta komitmen nyata dalam mengamalkan Tri Satya dan Dasa Darma.
"Hasil seleksi nantinya diharapkan benar-benar melahirkan Pramuka Garuda yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga mampu menjadi teladan dan agen perubahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat," ujar Amarta, Kamis (2/7/2026).
Antusiasme peserta yang ikut seleksi juga luar biasa tinggi pada pelaksanaan seleksi tahun ini. Pada gelombang pendaftaran awal, kompetisi ini diikuti oleh total 2.983 peserta, yang terdiri dari 1.648 Pramuka tingkat Siaga, 1.096 tingkat Penggalang, 237 tingkat Penegak, dan 2 peserta dari tingkat Pandega.
Setelah melalui berbagai rangkaian tahapan seleksi yang menguji kecakapan dan mental, sebanyak 2.725 peserta akhirnya dinyatakan berhasil lulus hingga Tahap III.
Angka tersebut menyisakan 1.527 peserta tingkat Siaga, 1.009 peserta tingkat Penggalang, 188 peserta tingkat Penegak, dan menyisakan 1 orang peserta tangguh dari tingkat Pandega yang akan memperebutkan pengakuan tertinggi sebagai Pramuka Garuda Kabupaten Malang. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Aditya Mahatva Yodha |
| Editor | : Alfiana Putri |
Komentar & Reaksi