SUARA INDONESIA

Polisi Bekuk Pelaku Penipuan Modus Jual Hewan Kelinci, Kerugian Mencapai Rp 1,5 Miliar

Irqam - 22 October 2021 | 19:10
Peristiwa Daerah Polisi Bekuk Pelaku Penipuan Modus Jual Hewan Kelinci, Kerugian Mencapai Rp 1,5 Miliar

TUBAN - Kepolisian Sektor (Polsek) Jenu, Polres Tuban, berhasil bekuk pelaku penipuan online dengan modus menjual hewan kelinci, Jumat (22/10/2021).

Pelaku diketahui berinisial GMAP (28) warga Desa Tuwiri Kulon, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. 

Pelaku menyasar pembeli melalui media sosial Facebook di wilayah Tuban hingga Bojonegoro. Dari catatan polisi, pelaku telah melakukan aksi penipuan kepada 50 orang.

Tak tanggung-tanggung, akibat aksinya, kerugian yang diderita oleh seluruh korban mencapai hampir Rp 1,5 miliar.

Kapolsek Jenu, Rukimin mengatakan, pengungkapan ini terjadi setelah ada aduan salah satu korban kepada kepolisian.

Terakhir, pelaku GMAP melakukan peniupan online pada 18 Oktober 2021 dengan menawarkan 30 ekor kelinci kepada korban berinisial ZA (50) dengan total harga Rp 3 juta.

Kemudian, ZA melakukan pembayaran Rp 2 juta sebagai uang tanda jadi. Pada 19 Oktober 2021 pelaku menawarkan 5 ekor kelinci kepada ZA dengan harga Rp 1 juta.

Karena diiming-imingi semua kelinci akan dikirim pada 20 Oktober 2021, ZA kembali mengirim uang sebesar Rp 1 juta kepada pelaku.

"Kelinci sejumlah 35 ekor itu dijanjikan akan dikirim hari rabu, tapi sampai dengan hari itu tidak dikirim," kata AKP Rukimin, Jumat (22/10/2021).

Tak kunjung dikirim, ZA pada 20 Oktober 2021 mendatangi rumah pelaku. Namun, kelinci yang dipesannya tidak ada di rumah pelaku.

Kepada ZA, pelaku mengungkapkan uang yang diberikan justru dibuat membayar hutang-hutangnya.

"Atas kejadian itu, korban langsung melaporkan ke Polsek Jenu," ujarnya.

Rukimin menambahkan, dari keterangan pelaku telah menipu kurang lebih sebanyak 50 orang. Dengan kerugian miliaran rupiah.

"Kemungkinan ya sudah 1 M lebih pak, uang itu dikasihkan ke orang untuk bayar hutang. Gali lubang tutup lubang," ucap pelaku kepada AKP Rukimin.

Pewarta : Irqam
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV