SUARA INDONESIA

Keluarga Korban Perahu Terbalik Gelar Ritual di Sungai Bengawan Solo Tuban

Iwan Lutfi - 05 November 2021 | 18:11 - Dibaca 3.54k kali
Peristiwa Daerah Keluarga Korban Perahu Terbalik Gelar Ritual di Sungai Bengawan Solo Tuban
Yuarsih, keluarga korban perahu terbalik melakukan ritual di tepi sungai Bengawan Solo, (Foto: Irqam/suaraindonesia.co.id).

TUBAN - Yuarsih, ibu korban tenggelam perahu terbalik di sungai Bengawan Solo Tuban melakukan ritual, pada Jumat (5/11/2021) sore.

Ritual dilakukan dengan cara memanggil nama korban dan membacakan doa di selembar kertas yang dibawanya dari rumah. Selesai itu, Yuarsih lalu mengambil tanah yang berada di tepi sungai.

Tak hanya itu, Yuarsih juga membawa baju korban dan jarik gendong. Kemudian tanah dan baju tersebut dimasukkan ke dalam jarik untuk digendong, lalu dibawa pulang.

Warga Desa Ngandong, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban ini melakukan ritual dengan harapan anaknya bernama Dedi Setyo cepat ditemukan.

"Tadi berdoa, mau minta anak saya ajak pulang," kata Yuarsih kepada suaraindonesia.co.id, Jumat (5/11/2021).

Menurut Yuarsih, anaknya saat itu akan berangkat ke Bojonegoro untuk membeli bawang merah. Dia juga menjelaskan, bahwa ciri-ciri anaknya yakni memakai jaket berwarna biru, topi merah, dan celana pendek warna cream.

"Bawang merah itu untuk dijual kembali," tuturnya.

Dirinya berharap anaknya Dedi Setyo agar cepat ditemukan. "Iya berharap semoga anak saya cepat ketemu," pungkasnya.

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Iwan Lutfi
Editor : Irqam

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV

Peristiwa Daerah

View All
EDISI, RABU 30 JULI 2025
30 July 2025 - 22:07
EDISI, RABU 30 JULI 2025
EDISI, 10 JUNI 2025
10 June 2025 - 15:06
EDISI, 10 JUNI 2025
EDISI, 4 JUNI 2025
04 June 2025 - 13:06
EDISI, 4 JUNI 2025
EDISI, 31 MEI 2025
31 May 2025 - 13:05
EDISI, 31 MEI 2025
EDISI, 28 MEI 2025
28 May 2025 - 13:05
EDISI, 28 MEI 2025