SUARA INDONESIA

Pentas Musik Extravaganza Hari Jadi ke-455 Banjarnegara Sempat Ricuh, Penonton Saling Lempar Botol

Iwan Setiawan - 05 April 2026 | 12:04 - Dibaca 344 kali
Peristiwa Pentas Musik Extravaganza Hari Jadi ke-455 Banjarnegara Sempat Ricuh, Penonton Saling Lempar Botol
Shinta Arsinta saat tampil menghibur ribuan penonton dalam pagelaran musik Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banjarnegara di Alun-alun Banjarnegara. (Foto: Iwan/Suara Indonesia)

SUARA INDONESIA, BANJARNEGARA - Ribuan warga memadati Alun-alun Banjarnegara untuk menyaksikan pentas musik Extravaganza yang digelar dalam rangka Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banjarnegara, Sabtu (4/4/2026) malam. 

Pentas musik menghadirkan grup musik Orkes Melayu O Qinawa dengan penyanyi utama Shinta Arsinta serta didukung penyanyi lainnya, yakni Ning  Haniya, Lie Arlie dan Carista Mela.

Kericuhan terjadi saat penampilan Shinta Arsinta. Sejumlah penonton yang kecewa diduga meluapkan emosi dengan saling melempar botol di area pertunjukan. Kekecewaan diduga dipicu karena artis hanya membawakan sekitar tujuh lagu.

Penyelenggara bersama panitia dan petugas keamanan langsung bergerak cepat untuk mengendalikan situasi. Berkat kesigapan tersebut, kondisi berhasil kembali kondusif dan acara dapat dilanjutkan.

Beruntung, setelah insiden tersebut, penampilan dilanjutkan oleh salah satu penyanyi, Lie Arlie belum meninggalkan lokasi pentas dan membawakan sejumlah lagu tambahan. Hal ini membuat suasana kembali hangat dan penonton merasa terhibur.

Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana, yang turut hadir dalam pentas musik tersebut bahkan sempat naik ke atas panggung untuk meredakan suasana. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi.

“Secara keseluruhan acara berjalan lancar dan antusias penonton sangat baik, meskipun tadi ada sedikit miskomunikasi antara penyelenggara dan pihak sponsor. Mudah-mudahan tahun depan bisa dilaksanakan lebih meriah lagi,” ujarnya, kepada Suara Indonesia.

Dengan kondisi yang kembali kondusif, para penonton akhirnya membubarkan diri secara tertib dan pulang ke rumah masing-masing. Pemerintah daerah berharap kejadian ini menjadi bahan evaluasi agar ke depan pelaksanaan acara serupa dapat berjalan lebih baik dan nyaman bagi masyarakat. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Iwan Setiawan
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV