SUARA INDONESIA

Bangunan Heritage Ala Hotel Rembangan, Refrensi Wisata Puncak di Jember

Wildan Mukhlishah Sy - 21 May 2022 | 15:05
Wisata Bangunan Heritage Ala Hotel Rembangan, Refrensi Wisata Puncak di Jember

JEMBER- Menghabiskan waktu dengan berlibur bersama keluarga ke tempat wisata, menjadi salah satu kegiatan yang biasanya telah diagendakan oleh kebanyakan orang.

Tak hanya sekedar berkunjung, sebagian dari mereka memilih untuk menikmati suasa liburan dengan memesan penginapan di daerah sekitar.

Bukan hanya hotel-hotel dengan design moderen yang menjadi tujuan, sejumlah penginapan dengan nuansa heritage belakangan ini cukup banyak diburu oleh para wisatawan.

Jika anda merupakan bagian dari penikmat destinasi wisata berkesan klasik dengan failitas moderen, Hotel Rembangan Jember bisa menjadi salah satu refrensi tujuan berlibur bersama dengan keluarga, kerabat atau teman dekat.

Sudah menjadi rahasia umum, bahwa wisata Rembangan menjadi salah satu ikon pariwisata di Kabupaten Jember, yang terkenal dengan keindahan pemandangannya dan konsepnya yang cukup menarik.

Hotel yang berada di Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember tersebut memang dikenal sangat kental dengan sejarah kedatangan bangsa Belanda ke Indonesia. Hal itu terlihat dari sejumlah desain bangunan, yang hampir keseluruhan masih bergaya Belanda.

Bangunan-bangunan kamar dan resto bergaya klasik, yang berada pada ketinggian lebih dari 600 Mdpl, akan membuat pengunjung dapat segera merasakan kesan yang jauh berbeda dengan menginap di daerah perkotaan.

Sejumlah kamar penginapan yang didesain minimalis dengan dilengkapi dua kursi dan satu meja pada setiap teras, dibuat mengarah langsung pada hamparan luas kota Jember.

Sehingga, wisatawan dapat menikmati pemandangan dengan bersantai sambil menyeduh kopi atau membaca koran.


Berbagai fasilitas juga bisa anda coba saat berkunjung dan menginap di Hotel Rembangan, seperti kolam renang yang menjadi wahana favorit baik dari anak kecil hingga orang dewasa, serta resto dengan berbagai menu khas nusantara maupun luar negeri.

Salah satu lokasi yang juga tidak boleh dilewatkan selama anda berada di Hotel Rembangan adalah Kamar Melati 01, yang konon pernah menjadi ruang singgah bagi Presiden pertama Indonesia Ir. Soekarno, saat berkunjung ke Jember.

Kepala UPT Rembangan Sugeng Riyadi menjelaskan, meski beberapa banguanan pernah mengalami perbaikan, namun hampir seluruh desainnya tidak dirubah, demi mempertahankan estetika unsur sejarah pada bangunan yang didirikan tahun 1937 tersebut. 

Pihaknya ingin menghadirkan Rembangan sebagai destinasi wisata ekslusif, yang dapat dijadikan tempat healing bagi masyarakat lokal maupun luar Jembe, ketika hendak menenangkan diri dan menghindari hiruk pikuk perkotaan.

“Untuk desain tidak banyak yang kami rubah, masih mempertahankan bangunan asli. Tapi tetap kami lakukan perawatan secara maksimal,” ungkapnya, saat dikonfirmasi oleh suaraindonesia.co.id di wisata Rembangan, Jumat (20/5/2022).


Sementara terkait harga dari setiap kamar dipatok dengan nominal yang cukup bervariasi, yakni mulai harga Rp. 175.000 hingga Rp. 1.575.000. Dengan fasilitas berupa double/twin bed, televisi, kamar mandi, bath tub, AC dan air panas.

Jika anda tertarik ingin berkunjung ke Rembangan, anda membutuhkan waktu sekitar 45 menit dari pusat Kota Jember.

Sementara untuk akses jalan, wisatawan tak perlu khawatir karena kondisi jalan, sudah cukup baik dan bisa dilalui oleh sepeda motor maupun kendaraan roda empat.

Pewarta : Wildan Mukhlishah Sy
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya