SUARA INDONESIA

Lantik Dirut PT Pelabuhan Karimun Baru, Bupati Minta Tingkatkan Pelayanan dan Optimalkan Pendapatan

Syahid Bustomi - 30 May 2026 | 14:05 - Dibaca 10 kali
Advertorial Lantik Dirut PT Pelabuhan Karimun Baru, Bupati Minta Tingkatkan Pelayanan dan Optimalkan Pendapatan
Liza Bharlyantie Hilsya (berjilbab) foto bersama Bupati Karimun Iskandarsyah (kempat dari kiri) usai dilantik. (Foto: Diskominfo Karimun untuk Suara Indonesia)

SUARA INDONESIA, KARIMUN - Direktur Utama (Dirut) PT Pelabuhan Karimun (Perseroda) Periode 2026-2031, resmi dilantik Bupati Karimun, Iskandarsyah, di rumah dinasnya pada Jumat (29/5/2026) malam.

Dalam kesempatan itu, Bupati berharap kinerja Dirut yang baru bisa membawa perubahan yang lebih baik, dengan dua indikator utama sebagai tolak ukur yang mendukung kinerjanya kedepan, yaitu peningkqtan kualitas pelayanan dan mengoptimalkan pendapatan daerah.

"Kami berharap pelantikan ini bukan hanya seremonial belaka, akan tetapi sebagai pemikiran bahwa Direktur Utama yang harus aktif membawa perubahan nyata bagi daerah," ujarnya. 

"Intinya, dua target utama yang harus dilaksanakan yakni pelayanan dan pendapatan (PAD). Mudah-mudahan dengan kepemimpinan baru ini, PAD kita dari sektor kepelabuhanan bisa terus meningkat tajam," lanjut Iskandarsyah.

Menatap tantangan ke depan, Iskandarsyah menuntut adanya kreativitas dan inovasi tinggi dari direksi baru.

Ia juga menginstruksikan dengan tegas agar PT Pelabuhan Karimun tidak hanya terpaku pada bisnis konvensional, seperti pas pelabuhan semata yang nilainya terbatas. "Perseroda harus aktif membangun kolaborasi strategis dengan sektor swasta dan BUMD lainnya," pinta Bupati.

"Sehingga dapat membuka koneksi dan peluang bisnis baru bersa BUMN besar yang beroperasi di wilayah Karimun, seperti PT Pelindo dan PT Timah Tbk," tandasnya.

Iskandarsyah menjabarkan, bahwa Liza Bharlyantie Hilsya terpilih setelah melalui proses penyaringan yang sangat ketat, transparan, dan terbuka melalui mekanisme open bidding (lelang jabatan terbuka).

Dari total lima kandidat terbaik yang bersaing memaparkan visi-misinya, Liza berhasil meraih nilai tertinggi dari berbagai variabel kualitas yang diuji oleh tim seleksi independen.

Dengan latar belakang pengalaman Liza sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan di internal PT Pelabuhan Karimun (Perseroda), Iskandarsyah optimis hal itu akan menjadi modal kekuatan besar untuk memimpin.

Disamping itu diharapkan memahami peta persoalan, dan mengeksekusi target-target perusahaan secara cepat dan akurat.

Bupati juga menjelaskan, selain mengejar keuntungan finansial bagi kas daerah, fungsi penting BUMD adalah menjadi stimulus pergerakan ekonomi riil di masyarakat.

Saat ini rekam jejak performa manajemen selama setahun terakhir dinilai sukses memberikan kontribusi nyata dalam penyerapan tenaga kerja lokal.

Keberhasilan BUMD bukan hanya diukur dari nilai penyetoran PAD-nya, akan tetapi juga harus dilihat dari sisi kemampuan menyerap tenaga kerja lokal di tengah situasi dan kondisi seperti saat sekarang ini.

"Kalau saya lihat dari laporan evaluasi selama satu tahun lebih, sangat bagus. Jika dihitung rata-rata gaji Rp 3 juta per bulan, serapan ini setara dengan Rp 90 juta per bulan, atau mencapai Rp 1,08 miliar per tahun. Artinya, performa ini sudah sangat bagus membantu perekonomian masyarakat," jelas Iskandarsyah.

Merespon arahan dan target tinggi yang dibebankan oleh Bupati, Direktur Utama PT Pelabuhan Karimun (Perseroda) yang baru, Liza Bharlyantie Hilsya, menyatakan kesiapannya untuk segera bekerja keras. 

Ia menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan besar yang diberikan oleh pimpinan daerah Kabupaten Karimun.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada pimpinan daerah, Pak Bupati dan Pak Wakil Bupati yang sudah mempercayakan amanah ini kepada saya. Mohon doa dan dukungannya dari semua pihak agar apa yang menjadi harapan dari pemerintah daerah dapat segera kami wujudkan di lapangan," tutur Liza.

Sebagai langkah awal, Liza menegaskan akan langsung fokus pada pembenahan mutu pelayanan di lapangan serta mempercepat eksekusi sejumlah rencana investasi yang saat ini sudah masuk dalam tahap progres administrasi.

Terkait kerja sama potensial seperti sektor Ship-to-Ship (STS) transfer, Liza mengakui diperlukannya kerja sama yang erat dengan PT Pelindo selaku pemegang konsesi wilayah.

Demi menggeliatkan ekonomi maritim Karimun, pihaknya berkomitmen untuk bergerak aktif meyakinkan para pemilik kapal agar mau memanfaatkan fasilitas Ship To Ship (STS) di perairan Karimun.

"Yang terpenting adalah bagaimana daerah kita ini bisa kita ramaikan aktivitas kepelabuhannya. Komitmen saya sebagai Direktur Utama yang baru adalah memajukan PT Pelabuhan Karimun (Perseroda) agar lebih berjaya. Kita harus selalu optimis," tegas Liza. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Syahid Bustomi
Editor : Alfiana Putri

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV