SUARA INDONESIA, KARIMUN - Para atlet olah raga yang ada di Kabupaten Karimun harus mampu menggapai mimpinya dengan berjuang mengukir prestasi dibidangnya masing-masing.
Sehingga kedepan tidak hanya berprestasi di kandang sendiri, namun harus mampu menjadi atlet yang bisa mengharumkan nama daerah di arena olahraga tingkat nasional.
Harapan tersebut disampaikan Bupati Karimun, Iskandarsyah saat membuka Liga Sepak Takraw Silaturahmi Season II Tahun 2026 di Tanjung Balai Karimun, Jumat (5/6/2025) malam.
Bupati menantang para atlet muda sepak takraw Kabupaten Karimun, untuk berani mewujudkan mimpi dan berjuang menjadi salah atlet olahraga nasional melalui kompetisi di daerah seperti saat sekarang ini.
"Olahraga bukan hanya tentang menang dan kalah. Melalui kompetisi seperti ini, kita bangun disiplin, kerja sama, sportivitas, dan semangat juang. Dari lapangan-lapangan seperti inilah harus lahir atlet yang kelak mampu membawa nama Karimun ke tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.
Menurutnya, melalui kompetisi yang sering diselenggarakan dengan rutin dapat dijadikan sebagai sarana evaluasi para atlet untuk lebih baik sekaligus sebagai fondasi penting dalam melahirkan atlet-atlet berprestasi.
"Saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan penyelenggaraan Liga Sepak Takraw Silaturahmi ini. Karena selain menjadi ajang pertandingan juga sebagai wadah pembinaan, pengembangan bakat, serta penguatan karakter generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakatnya di bidang olah raga," kata Iskandarsyah.
Ia berharap, dengan banyaknya potensi atlet sepak takraw di daerah sangat besar dan perlu terus diasah, turnamen seperti ini dapat menjadi agenda tahunan yang semakin berkembang dan mampu menarik perhatian klub dari luar daerah.
Dirinya juga membuka peluang agar ke depan Liga Sepak Takraw Silaturahmi dapat berkembang menjadi ajang olahraga kawasan perbatasan yang melibatkan peserta dari berbagai daerah bahkan negara tetangga.
“Karimun memiliki posisi yang strategis. Saya berharap suatu saat nanti turnamen ini bisa berkembang menjadi kompetisi yang lebih besar, menjadi kebanggaan daerah, sekaligus melahirkan atlet-atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Sementara itu, Menurut Ketua Panitia, Santono, penyelenggaraan liga ini merupakan komitmen bersama untuk menjaga eksistensi para atlet, sekaligus meningkatkan kualitas olahraga sepak takraw di Kabupaten Karimun.
“Kami berharap liga ini dapat menjadi ruang pembinaan yang berkelanjutan sekaligus mempererat silaturahmi antar atlet dan masyarakat pecinta sepak takraw,” katanya.
Liga yang digagas Komunitas Sepak Takraw Kopi Star tersebut, menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian masyarakat terhadap pembinaan olahraga daerah.
Sebanyak 16 regu dari berbagai turut ambil bagian dalam kompetisi yang mempertemukan para atlet Sepak Takraw junior hingga senior. (Adv)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Syahid Bustomi |
| Editor | : Satria Galih Saputra |
Komentar & Reaksi