SUARA INDONESIA

Diplomasi Budaya Lewat Layar Lebar: English Vinglish Tayang di Surabaya

Dona Pramudya - 20 April 2025 | 00:04 - Dibaca 698 kali
News Diplomasi Budaya Lewat Layar Lebar: English Vinglish Tayang di Surabaya
Banner film English Vinglish yang tayang di Surabaya. (Foto: Istimewa)

SUARA INDONESIA, SURABAYA — Suasana Balai Pemuda Surabaya mendadak semarak pada Sabtu (19/4), saat ratusan penonton memadati dua sesi pemutaran film English Vinglish, sebuah film Bollywood inspiratif yang mengangkat kisah tentang kepercayaan diri dan penghargaan terhadap diri sendiri. Film ini menandai debut sutradara Gauri Shinde dan dibintangi oleh aktris legendaris India, Sridevi.

Pemutaran ini merupakan bagian dari rangkaian program diplomasi budaya yang digagas Kedutaan Besar India di Jakarta bersama Jawaharlal Nehru Indian Cultural Centre (JNICC) dan Konsulat Kehormatan India di Surabaya. Program ini bertujuan memperkenalkan masyarakat Indonesia, khususnya Surabaya, pada kekayaan budaya India melalui karya sinematik.

"Ini adalah kesempatan langka bagi masyarakat Surabaya untuk menikmati film berkualitas dari perfilman India secara gratis," ujar Manoj Bhat, Konsul Kehormatan India di Surabaya.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga mendukung program Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam mendorong sektor pariwisata. Salah satu bentuk dukungannya adalah keinginan untuk membuka peluang syuting film Bollywood di wilayah Jawa Timur.

Film English Vinglish sendiri berkisah tentang Shashi (Sridevi), seorang ibu rumah tangga asal India yang pandai membuat manisan, namun kerap diremehkan karena tak fasih berbahasa Inggris. Perjalanannya ke New York untuk membantu pernikahan keponakannya justru menjadi titik balik.

Dari pengalaman traumatis hingga pertemuan hangat dengan Laurent, seorang koki asal Prancis, Shashi memutuskan untuk mengambil kelas bahasa Inggris dan bertemu dengan teman-teman dari berbagai latar belakang: dari pengasuh anak asal Meksiko, sopir taksi asal Pakistan, hingga penata rambut dari Tiongkok.

Di penghujung cerita, Shashi tampil mengejutkan dengan menyampaikan pidato dalam bahasa Inggris di pesta pernikahan, membungkam anggapan orang-orang yang meremehkannya, sekaligus menyampaikan pesan bahwa bahasa bukanlah penghalang untuk meraih harga diri.

Tak hanya alur ceritanya yang menyentuh, keterlibatan aktris senior Indonesia, Ayu Azhari, sebagai pengisi suara versi dubbing membuat film ini semakin menarik perhatian publik Indonesia.

Penonton pun tak pelit pujian. Heni, warga Kutisari, Surabaya, mengaku terharu dengan cerita yang disampaikan. "Filmnya sangat bagus, mendidik, dan penuh nilai tentang keluarga serta kesopanan. Saya berharap film seperti ini bisa diputar di sekolah-sekolah," tuturnya.

Sebelum tiba di Surabaya, English Vinglish lebih dulu diputar di Jakarta, tepatnya di XXI Cinema Setiabudi, pada 7 Februari lalu. Di Surabaya, film diputar dalam dua sesi: pukul 16.00–18.15 WIB dan pukul 19.00–21.15 WIB, dan semuanya disambut hangat oleh publik kota Pahlawan.

Melalui kegiatan ini, Surabaya bukan hanya menjadi penonton pasif, tapi juga turut terlibat dalam jalinan budaya lintas negara yang hangat dan inklusif sebuah penegasan bahwa layar lebar bisa menjadi jembatan persahabatan yang tak lekang oleh waktu. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Dona Pramudya
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV