SUARA INDONESIA, MALANG - Kompetisi sepak bola usia muda bergengsi di Kabupaten Malang resmi bergulir.
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, hadir langsung untuk membuka seremoni turnamen sepak bola Siadi Cup III kelompok usia di bawah 19 tahun (U-19) di Lapangan Kali Surak, Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, pada Minggu (21/6/2026).
Didampingi oleh Bupati Malang Sanusi dan Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib, Wagub Emil secara simbolis membuka turnamen dengan melakukan tendangan pertama (kick-off) di tengah lapangan.
Tendangan tersebut menjadi penanda resmi dimulainya kompetisi tahunan ini.
Turnamen Siadi Cup III tahun ini menjadi ajang unjuk gigi bagi talenta lokal dengan diikuti oleh 12 tim yang mewakili 10 desa dan 2 kelurahan di seluruh Kecamatan Lawang.
Seluruh wilayah mengirimkan tim terbaiknya, mulai dari Desa Sidoluhur, Desa Srigading, Desa Sidodadi, Desa Bedali, Desa Sumberngepoh, Desa Sumberporong, Desa Mulyoarjo, Desa Turirejo, Desa Wonorejo, Desa Ketindan, hingga Kelurahan Kalirejo dan Kelurahan Lawang.
Sebagai laga pembuka pasca-seremoni, penonton langsung disuguhkan laga sengit bertajuk derby lokal yang mempertemukan Kelurahan Lawang melawan tuan rumah Kelurahan Kalirejo.
Kompetisi ini diinisiasi oleh Siadi, seorang tokoh masyarakat setempat yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur VI (Malang Raya).
Dalam sambutannya, Wagub Emil memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi penyelenggaraan sepak bola amatir antar desa dan kelurahan ini.
Menurutnya, Siadi Cup III bukan sekadar turnamen biasa, melainkan wadah strategis dalam menjaring bibit-bibit unggul pesepak bola masa depan.
"Terlebih, ajang ini juga mendapat perhatian khusus dari tim pencari bakat klub raksasa sepak bola nasional, Arema FC," ujar Emil.
Sementara itu, Siadi selaku penggagas menyampaikan optimisme besar terhadap masa depan turnamen ini.
Ia berharap kesuksesan di tingkat kecamatan ini dapat diperluas, sehingga ke depannya kompetisi serupa bisa bergulir dalam skala yang lebih masif mencakup wilayah Malang Raya. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Aditya Mahatva Yodha |
| Editor | : Alfiana Putri |
Komentar & Reaksi