SUARA INDONESIA

Lestarikan Budaya, Siswa di Jombang Diajarkan Membuat Ketupat 

Gono Dwi Santoso - 18 April 2024 | 09:04 - Dibaca 1.20k kali
Pendidikan Lestarikan Budaya, Siswa di Jombang Diajarkan Membuat Ketupat 
Siswa SDN Kepuhrejo 1 Kecamatan Kudu Kabupaten Jombang Jawa Timur saat diajarkan membuat ketupat di sekolah ,Kamis (18/04/2024).( Foto : Gono Dwi Santoso/ Suara Indonesia).

SUARA INDONESIA, JOMBANG – Upaya melestarikan budaya agar tidak punah dilakukan oleh SDN Kepuhrejo 01, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Siswa diajarkan cara membuat ketupat di sekolah agar tradisi tersebut tetap lestari, Kamis (18/04/2024).

Tampak para siswa di halaman kelas sibuk membuat selongsong ketupat dengan bimbingan guru kelas. Aktivitas ini merupakan bagian dari kerajinan tangan yang dibuat sesuai kelas masing-masing. Ada satu pembimbing untuk setiap kelas.

Beberapa siswa sempat mengalami kesulitan dalam membuat pola ketupat. Namun, dengan ketelatenan dan percobaan berulang kali, mereka akhirnya berhasil membuat ketupat yang terbuat dari daun kelapa muda.

Asifa, salah satu siswa kelas VI, mengaku, untuk menyelesaikan satu selongsong ketupat, dia membutuhkan waktu 10 menit. "Tadi sempat kesulitan, tapi akhirnya bisa. Ada kendala salah merangkai daun. Namun, berkat bimbingan Ibu Guru akhirnya bisa membuat ketupat," ungkapnya.

Kepala SDN Kepuhrejo 01 Sri Murdiantini mengatakan, kegiatan membuat ketupat ini diadakan setiap tahun. "Tujuannya sebagai edukasi, sekaligus melestarikan warisan leluhur agar tradisi di desa ini tidak hilang. Untuk itu, anak-anak kami latih membuat ketupat," terangnya.

Menurutnya, selain membuat ketupat, kegiatan ini juga diisi dengan halal bihalal yang diikuti oleh 111 siswa, paguyuban wali murid dan guru. "Harapannya anak-anak mengenal cara membuat ketupat agar tradisi ini tidak hilang. Kita patut lestarikan budaya ini agar generasi muda dapat mewarisinya," pungkasnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Gono Dwi Santoso
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV