SUARA INDONESIA

Sebelum Buka Palang SMAN 4, Ketua DPRD Kota Jayapura Bertemu Pemilik Ulayat 

Redaksi - 24 June 2024 | 18:06 - Dibaca 1.36k kali
Pendidikan Sebelum Buka Palang SMAN 4, Ketua DPRD Kota Jayapura Bertemu Pemilik Ulayat 
Ketua DPRD Kota Jayapura, Abisai Rollo bersama Sekda Kota Jayapura, Frans Pekey, ketika melakukan pertemuan dengan pemilik ulayat SMA N 4 Jayapura. (Foto: Istimewa)

SUARA INDONESIA, JAYAPURA - Setelah kedatangan Ketua DPRD Kota Jayapura, Abisai Rollo, akhirnya pemalangan sekolah SMAN 4 Jayapura dibuka, Senin (24/06/2024).

Sebelum pemalangan dibuka, Abisai Rollo bertemu dengan pihak pemalang yang juga merupakan pemilik hak ulayat.

Menurut Abisai Rollo, pemalangan ini bukan saja masalah penerimaan siswa baru, namun ada masalah di mana beberapa anak-anak Port Numbay yang masih satu zonasi dengan sekolah tersebut, namun tidak diterima.

“Hampir setiap tahun pemalangan SMA Negeri 4 ini terjadi, terutama di saat penerimaan siswa baru, ”ujar ABR, sapaan dia.

Setelah ada titik temu dengan pihak pemilik ulayat, Abisai akan menyerahkan seekor babi untuk membuka pemalangan tersebut.

"Kalau masalah ini bisa secepatnya diselesaikan dan harus diatur kembali oleh dinas pendidikan bersama pihak SMA Negeri 4 Jayapura," tutup ABR.

Di kesempatan yang sama, penanggung jawab Keluarga Ondoafi Besar Tobati Enggros, Yeri Hamadi mengatakan, akan siap membuka palang SMA Negeri 4 Jayapura tersebut.

"Palang ini baru kita buka Selasa (25/6/2024) besok, karena ada prosesi adat yang harus kita lalui dulu. Dan yang paling penting, segera akomodir anak-anak Port Numbay untuk masuk ke sekolah ini, sesuai rekomendasi pihak adat," ungkapnya.

Yeri menyampaikan penghargaan kepada Abisai Rollo yang telah merespons isu tersebut hingga ada titik terang.

“Terima kasih karena masalah ini bisa direspons oleh Bapak Abisai Rollo. Baik sebagai Ketua DPRD Kota Jayapura maupun sebagai Ondoafi di Kota ini. Ia juga menyerahkan satu ekor babi kepada kami pihak keluarga adat, sebagai simbol adat dalam penyelesaian masalah ini,” tuturnya.

Bagi Yeri, Abisai Rollo merupakan salah satu tokoh adat di Port Numbay sangat paham dan peka terhadap persoalan seperti ini.

“Tentu ini menjadi sebuah harapan masyarakat, dimana ada sosok pemimpin yang begitu jeli melihat persoalan di tengah-tengah masyarakatnya,” pungkas dia. (MA)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Redaksi
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV